“Contohnya IPB, mereka sudah lama jadi mitra kami karena hasil program sebelumnya terbukti positif,” lanjutnya.
Tahun ini, DBS Foundation menambah peserta dari SMK. Antusiasme mereka tinggi, namun tingkat kelulusan masih perlu ditingkatkan.
"Anak SMK semangatnya luar biasa, tapi karena program ini menuntut kedisiplinan tinggi selama enam bulan belajar daring, kelulusan mereka baru di angka 65%. Tahun depan kami targetkan naik ke 70%," ungkap Mona.
Narenda menambahkan, keberhasilan peserta tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tapi juga mindset dan etos kerja. “Kami ingin mencetak generasi dengan growth mindset dan continuous learning. Dunia kerja berubah cepat, jadi yang penting bukan cuma bisa coding, tapi juga mampu berpikir kritis, berkolaborasi, dan beradaptasi,” tuturnya.
Melalui DBS Foundation, Bank DBS Indonesia berkomitmen menjadi the best bank for a better world, bank terbaik yang menciptakan dunia yang lebih baik. Upaya tersebut diwujudkan dengan memperluas akses pendidikan, kesempatan kerja, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.
“Coding Camp ini bukan sekadar program pelatihan, tapi investasi sosial untuk masa depan Indonesia,” tutup Mona Monika.***
Berita Terkait
-
Riset DBS Sebut AI Jadi Solusi Optimalkan Biaya Modal Perusahaan
-
Bank DBS Bidik Dana Kelolaan (AUM) Wealth Management 38,3 Persen
-
Perang Iran-Israel Bikin Emas Jadi Primadona? Ini Kata Ahli dan Pilihan Investasi Lainnya
-
Cari Investasi yang Stabil? Ini 3 Pilihan Terbaik Saat Ekonomi Tak Menentu
-
Utang Indonesia Tembus Rp 7.144,6 Triliun, Ekonom: Itu Belum Besar
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum
-
Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket