-
Presiden Prabowo meresmikan Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical di Cilegon, Banten.
-
Proyek strategis nasional ini menghadapi hambatan lahan, pandemi, dan proses panjang sejak 2016, baru rampung setelah perintah Presiden.
-
Pembangunan pabrik melibatkan kerja sama pemerintah, kepolisian, kejaksaan, dan hubungan bilateral Indonesia-Korea Selatan
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) yang berlokasi di Cilegon, Banten pada Kamis (6/11/2025).
Dalam peresmian itu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia turut hadir.
Dalam sambutannya Bahlil mengungkap proses panjang pembangunan pabrik tersebut.
Pabrik New Ethylene Project termasuk dalam proyek strategis nasional yang digagas sejak 2016.
Proyek ini akhirnya terealisasi, kata Bahlil, setelah adanya pertemuan antara mantan Presiden ke 7 Joko Widodo dengan presiden Korea Selatan di Busan pada 2020.
Bahlil mengungkap dalam proses pembangunan sempat mengalami hambatan salah satunya karena persoalan lahan.
Sebab di kawasan pabrik berdiri saat ini, sebelumnya terdapat lahan milik orang lain seluas 2,3 hektare.
"Kami laporkan, proyek ini sempat mangkrak selama lima sampai enam tahun. Kami jadi Kepala BKPM, setelah itu membuat Satgas Investasi, jadi yang menyelesaikan masalah tanah ini adalah kepolisian dan Jaksa," kata Bahlil dalam sambutannya di hadapan Presiden.
"Karena itu kontribusi Polri dan Jaksa sangat luar biasa. Dan ini banyak yang masuk sekolah, gara-gara proyek ini waktu proses pembangunannya," lanjutnya.
Baca Juga: Isi Pertemuan Prabowo, Dasco, dan Menkeu Purbaya Rabu Tadi Malam
Namun persoalan belum berakhir, setelah masalah lahan dituntaskan, dunia saat itu dihantam pandemi covid-19.
Bahkan, Bahlil mengaku, harus bolak-balik ke Korea Selatan sebanyak 10 kali pada 2020-2021.
"Saya ke Korea itu covid-19 mengurus Lotte dan LG. Satu orang staf saya kena covid-19 pada tahun 2021 dan tinggal di Korea. Tapi demi membangun kebersamaan Korea dan Indonesia, kita maju terus pantang mundur," ujarnya.
Selanjutnya pada 2024, proses pembangunannya baru mencapai 60-65 persen.
Pada akhirnya pembangunan dapat diselesaikan setelah adanya perintah dari Presiden Prabowo.
"Saya masih ingat Bapak (presiden) perintahkan kami di istana dengan Pak Rosan agar bagaimana seluruh proyek yang sudah jalan harus segera selesai, tidak boleh tunggu lama," ujar Bahlil.
"Dan hari inilah pertanggungjawaban moralitas kami sebagai pembantu Bapak Presiden, untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sekarang hari ini kita resmikan," sambungnya.
Berita Terkait
-
Ekspor Batu Bara RI Diproyeksi Turun, ESDM: Bukan Nggak Laku!
-
Alasan Indonesia Belum Jadi Raja Batu Bara Asia, Padahal Pasokan dan Ekspor Tinggi
-
Cuma Mampu Kurangi Pengangguran 4.000 Orang, BPS Rilis Data yang Bikin Kening Prabowo Berkerut
-
Kementerian ESDM Tetapkan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama November!
-
Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Prabowo Tekankan Kemajuan KA Nasional
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!