- Yum! Brands, secara serius mempertimbangkan untuk menjual seluruh jaringan restoran Pizza Hut.
- CEO Yum! Brands, Chris Turner, mengakui tim Pizza Hut telah bekerja keras.
- Meskipun Pizza Hut secara global memiliki sekitar 20.000 gerai, dengan 6.500 di antaranya berada di AS, kinerja di pasar domestik AS inilah yang menyeret rapor merah perusahaan.
Suara.com - Salah satu merek waralaba makanan cepat saji paling ikonik di dunia, Pizza Hut, kini berada dalam posisi genting. Perusahaan induknya, Yum! Brands, secara serius mempertimbangkan untuk menjual seluruh jaringan restoran pizza tersebut menyusul anjloknya kinerja penjualan yang berlarut-larut.
Dilansir dari CNBC International, Kamis (6/11/2025), CEO Yum! Brands, Chris Turner, mengakui tim Pizza Hut telah bekerja keras. Namun, situasi di pasar Amerika Serikat (AS) yang menjadi penentu utama telah memaksa perusahaan untuk mencari jalan keluar radikal.
"Kinerja Pizza Hut menunjukkan perlu adanya tindakan lain, contohnya seperti dijalankan di luar Yum! Brands," kata Turner, mengisyaratkan bahwa opsi pelepasan atau penjualan sedang dipertimbangkan.
Meskipun Pizza Hut secara global memiliki sekitar 20.000 gerai, dengan 6.500 di antaranya berada di AS, kinerja di pasar domestik AS inilah yang menyeret rapor merah perusahaan. Dalam beberapa kuartal terakhir, penjualan di gerai-gerai AS dilaporkan mengalami penurunan sebesar 1 persen, dan menjadi pemberat bagi kinerja global merek tersebut.
Kontrasnya, dua "saudara" Pizza Hut di bawah naungan Yum! Brands justru mencatat hasil positif. Taco Bell sukses meningkatkan penjualan gerai sebesar 7 persen, sementara KFC tumbuh stabil 3 persen meskipun juga menghadapi tekanan pasar. Padahal, Pizza Hut saat ini menyumbang sekitar 11 persen dari total laba operasional Yum! Brands.
Penurunan ini terjadi di tengah badai persaingan yang makin brutal dan pelemahan daya beli konsumen. Pesaing utama, seperti Domino's Pizza dan Papa John's, terus agresif merebut pangsa pasar. Domino's bahkan melaporkan kenaikan penjualan 6% bulan lalu berkat strategi promosi yang gencar.
Chris Turner juga menyoroti sentimen makroekonomi yang menekan: inflasi tinggi dan melambatnya pasar tenaga kerja membuat konsumen di AS lebih hati-hati dalam membelanjakan uangnya untuk makanan di luar rumah.
Tekanan serupa tak hanya terjadi di AS. Di Inggris, Pizza Hut dilaporkan berencana menutup separuh gerainya karena turunnya minat pelanggan. Industri pizza saat ini semakin padat, menuntut adaptasi cepat terhadap tren dan selera konsumen generasi muda, hal yang tampaknya gagal dilakukan oleh Pizza Hut.
Hingga kini, Yum! Brands belum mengumumkan kapan keputusan final mengenai masa depan Pizza Hut akan diambil, namun sinyal untuk melepaskan merek ikonik ini sudah sangat jelas.
Baca Juga: Sempat ke Level Tertinggi, IHSG Terus Meroket Hingga Akhir Perdagangan Gara-gara Indeks MSCI
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H