-
IHSG cetak rekor baru, ditutup menguat 0,22 persen ke 8.337.
-
Optimisme ekonomi domestik dan MSCI review topang kenaikan IHSG.
-
IHSG rentan profit taking meski tren penguatan masih terjaga.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru di perdagangan Kamis, 6 November 2025. IHSG ditutup menguat 0,22 persen ke level 8.337, setelah sempat menembus level intraday tertinggi baru di 8.362.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, kenaikan ini ditopang oleh sentimen positif dari optimisme perbaikan ekonomi domestik di kuartal IV-2025, serta kabar baik dari hasil review kuartalan indeks MSCI yang memasukkan sejumlah saham ke dalam perhitungannya.
"Optimisme akan membaiknya ekonomi domestik di kuartal IV-2025 serta adanya pengumuman review kuartalan indeks MSCI di mana beberapa saham berhasil masuk dalam perhitungan indeks MSCI, telah menjadi faktor positif pada perdagangan Kamis (6/11)," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Selain itu, nilai tukar rupiah juga turut menguat ke level Rp16.701 per dolar AS, memperkuat sentimen positif di pasar saham. Namun, pelaku pasar kini menantikan data cadangan devisa Indonesia untuk Oktober yang akan dirilis Jumat (7/11).
Data tersebut dinilai penting di tengah tren depresiasi rupiah dan setelah bulan sebelumnya cadangan devisa turun ke level terendah sejak Juli 2024 akibat pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah.
Dari sisi global, investor juga akan mencermati rilis data ekspor-impor China pada Jumat (7/11). Ekspor China diproyeksikan tumbuh 7,3 persen year on year (YoY), sementara impor diperkirakan meningkat 7 persen YoY. Sementara itu, dari Amerika Serikat, data Michigan Consumer Sentiment Preliminary untuk November diperkirakan sedikit melemah ke 53,2 dari posisi 53,6 pada Oktober.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat adanya pelebaran positive slope MACD, yang menandakan tren penguatan masih terjaga. Namun, indikator Stochastic RSI sudah berada di area overbought, yang membuka peluang koreksi jangka pendek akibat aksi ambil untung (profit taking).
"IHSG diperkirakan rentan profit taking jangka pendek di kisaran support 8.280–8.310," tulis Phintraco Sekuritas.
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 25,11 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,39 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,27 juta kali.
Baca Juga: Saham PJHB ARA Hari Pertama, Dana IPO Mau Dipakai Apa Saja?
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 414 saham bergerak naik, sedangkan 275 saham mengalami penurunan, dan 265 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, AADI, AUTO, BLUE, BREN, DSSA, INTP, LINK, MORA, PTRO, RAJA, RATU, SILO.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ADES, AMMN, ATIC, BBCA, BYAN, DAAZ, DATA, FILM, ICBP, INCO, INDF, ITMG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan