- AADI menyatakan bahwa sumber dana pembagian dividen ini berasal dari laba bersih perseroan.
- Potensi dividen yang akan diterima pemegang saham per lembarnya berkisar Rp536 per saham.
- Dividen interim ini diperkirakan mencapai sekitar 6,3%.
Suara.com - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) memberikan kabar gembira bagi para pemegang sahamnya dengan mengumumkan rencana pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2025.
Total nilai dividen interim yang akan ditebar perusahaan adalah sebesar US$250 juta, atau setara dengan kurang lebih Rp4,17 triliun (menggunakan asumsi kurs Rp16.704 per dolar AS).
Dalam keterangan resminya pada Jumat (7/11/2025), direksi Adaro Andalan menyatakan bahwa sumber dana pembagian dividen ini berasal dari laba bersih perseroan yang dicatatkan selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025.
Keputusan pembagian dividen interim ini telah disetujui oleh direksi dan dewan komisaris AADI pada tanggal yang sama.
Potensi Dividen per Saham dan Yield
Meskipun nilai pasti dividen per saham akan ditetapkan setelah adanya kepastian jumlah saham yang berhak, perhitungan kasar dapat dilakukan.
Jika mengacu pada jumlah saham tercatat AADI di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 7.786.891.760 lembar, maka potensi dividen yang akan diterima pemegang saham per lembarnya berkisar Rp536 per saham.
Pada penutupan perdagangan Jumat (7/11/2025), saham AADI ditutup melemah 1,73% di level Rp8.525. Dengan menggunakan harga saham tersebut, potensi yield (imbal hasil) dari dividen interim ini diperkirakan mencapai sekitar 6,3%.
Sebagai catatan, pergerakan saham AADI dalam sebulan terakhir masih tercatat positif, mengalami kenaikan sebesar 16%.
Baca Juga: Gimana Kabar Rencana Ubah Perum Jadi BUMN? Pemerintah Mau Tarik Dividen
Keputusan pembagian dividen ini didukung oleh kinerja keuangan AADI yang kuat. Hingga akhir September 2025, perusahaan membukukan laba bersih sebesar US$587,32 juta.
Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat cukup besar, mencapai US$972,16 juta.
Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi 17 November 2025
Tanggal Penentuan Daftar Pemegang Saham (Recording Date) 19 November 2025
Tanggal Pembayaran Dividen 27 November 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM
-
Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai
-
Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar
-
DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta
-
Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu
-
Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH
-
IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan
-
Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi
-
KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan