- SMGR mencatatkan rekor penjualan retail semen tertinggi pada bulan Oktober 2025 sejak tahun 2024.
- Pangsa pasar Bali jadi mesin pendorong pertumbuhan.
- Kenaikan penjualan yang masif ini tidak lepas dari kepercayaan mitra toko terhadap produk unggulan.
Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG mengumumkan capaian yang luar biasa di tengah gempuran pasar semen yang kompetitif.
Perusahaan BUMN ini berhasil mencatatkan rekor penjualan retail tertinggi pada bulan Oktober 2025 sejak tahun 2024, didorong oleh peningkatan pangsa pasar yang sangat signifikan, khususnya di Pulau Dewata, Bali.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mitra toko dan distributor yang menjadi pilar keberhasilan ini.
“Bulan Oktober 2025 menjadi pencapaian luar biasa bagi SIG. Ini semua tidak lepas dari loyalitas, kerja keras, dan kepercayaan para mitra toko serta distributor. Bersama semangat kebersamaan dan taksu Bali, mari kita terus melangkah untuk membangun negeri,” ungkap Dicky Saelan dikutip Senin (17/11/2025).
Kenaikan penjualan yang masif ini tidak lepas dari kepercayaan mitra toko terhadap produk unggulan SIG seperti Semen Gresik dan Dynamix. Apresiasi ini dibuktikan dalam gelaran Retailer Gathering SIG Area Bali 2025, di mana Best Customer 2025 disematkan kepada I Kadek Agus Mudiana, pemilik Toko Bangunan CV Safira Tresna di Badung.
I Kadek Agus Mudiana, yang telah meraih predikat Best Customer selama tiga tahun berturut-turut, menceritakan rahasia penjualannya. Sejak 2015, ia konsisten menjual produk SIG dan kini mampu menjual rata-rata 6 truk per hari atau sekitar 1.800 zak semen, dengan permintaan tertinggi datang dari proyek pembangunan vila dan hotel di kawasan Bali.
“Meskipun ada merek semen lain yang menawarkan harga lebih murah, tetapi pelanggan kami tahu kualitas produk semen dari SIG sudah teruji,” ujar I Kadek, menunjukkan bahwa kualitas SIG menjadi pertahanan utama dari perang harga.
Selain I Kadek, kebahagiaan juga dirasakan oleh Ni Luh Sulasih, pemilik Toko Bangunan CV Arjuna Sejahtera Bersama, yang kaget bercampur bahagia setelah meraih Super Grandprize berupa mobil.
Ni Luh Sulasih mengakui bahwa produk SIG sangat dikenal luas dan stoknya selalu tersedia di Bali. Ia juga menekankan pentingnya acara kumpul mitra ini untuk membangun chemistry dan menyampaikan masukan langsung dari lapangan.
Baca Juga: MU+KU, Wajah Baru Retail Fashion yang Mengangkat Brand Lokal Berkualitas
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini
-
Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
-
Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik
-
Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara
-
Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan
-
Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh
-
Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang