Suara.com - Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak peluncuran resminya pada bulan Oktober lalu. Keberhasilan ini menunjukkan tingginya kepercayaan, antusiasme, dan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap layanan emas dan keuangan yang cepat, aman, dan terintegrasi secara digital.
Aplikasi Tring! dirancang sebagai solusi one-stop service untuk mengintegrasikan seluruh produk dan layanan Pegadaian. Melalui satu pintu digital, nasabah dapat mengakses berbagai produk inti seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, Gadai, hingga layanan terbaru di ekosistem Bulion (Bank Emas), serta beragam fitur pembayaran dan pembiayaan lainnya.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa pencapaian ini adalah validasi atas strategi Digital First perusahaan.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada 2 juta pengguna Tring! yang telah memilih Pegadaian sebagai mitra finansial digital mereka. Angka dua juta ini bukan sekadar statistik pertumbuhan, tetapi cerminan keberhasilan kami dalam menjembatani aset tertua di dunia emas dengan teknologi paling modern," ujar Selfie.
Beliau menambahkan, "Tring! secara nyata telah menjawab kebutuhan nasabah modern yang mendambakan kecepatan, keamanan, dan kemudahan transaksi finansial dalam genggaman. Keberadaan Tring! juga krusial dalam misi Pegadaian sebagai akselerator inklusi keuangan, meminimalkan kebutuhan tatap muka dan mengurangi antrian di outlet fisik, sehingga masyarakat dapat memulai Tabungan Emas dengan modal sangat kecil."
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi) dan bernaung di bawah Danantara, Pegadaian menjamin keamanan dan memberikan ketenangan bagi seluruh pengguna Tring! di tengah maraknya kasus penipuan digital. Komitmen ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem Bulion diwujudkan melalui produk yang lengkap dan terjamin.
“Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, dimana ketika ada permintaan transaksi Cicil Emas maupun Tabungan Emas oleh nasabah, maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan, yang tersimpan aman di vault berstandar internasional," jelas Selfie.
Pencapaian 2 juta pengguna ini memantapkan langkah Pegadaian untuk terus berinovasi dan memperkaya fitur Tring!, menjadikannya solusi finansial yang tidak hanya unggul di sektor pergadaian, tetapi juga menjadi "The Leader in the Gold Ecosystem" yang siap mendukung literasi dan kesejahteraan digital masyarakat Indonesia.***
Baca Juga: Bullion Connect 2025: Forum Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Bulion Nasional
Berita Terkait
-
Bullion Connect 2025: Forum Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Bulion Nasional
-
PT Pegadaian Raih Indonesia Best CX-EX Strategy Award 2025: Sinergi Pengalaman Pelanggan-Karyawan
-
PT Pegadaian Raih Indonesia's In-House Counsel Awards 2025, Perkuat Integritas dan Inovasi Hukum
-
Mengenal Lebih Dekat Dwi Hadi Atmaka, Sosok Sekretaris Perusahaan Baru PT Pegadaian
-
PT Pegadaian dan BPHN Bersinergi Membangun Desa Sadar Hukum
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE
-
Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit
-
Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik
-
Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor
-
Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun
-
Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%
-
IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya