- IHSG diprediksi menguat pada Selasa (25/11/2025) didukung optimisme Wall Street terkait reli kecerdasan buatan (AI).
- Bursa AS melonjak setelah Alphabet merilis Gemini 3, sementara The Fed menyiratkan kemungkinan pemangkasan suku bunga mendatang.
- IHSG kemarin menguat signifikan diiringi *net buy* asing terbesar mencapai Rp3,04 Triliun didorong saham baru MSCI.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (25/11/2025).
Sentimen positif ini datang dari Wall Street, di mana indeks-indeks saham utama ditutup kompak melonjak tajam semalam, didorong oleh optimisme pasar yang kembali membara terhadap rally kecerdasan buatan (AI).
Pada penutupan perdagangan Senin (24/11), bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) rally menjelang libur Thanksgiving.
Kenaikan dipimpin oleh Indeks Nasdaq Composite yang melesat 2,69%, diikuti Indeks S&P 500 yang naik 1,55%, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,44%.
Lonjakan ini terjadi setelah saham Alphabet melonjak 6% menyusul peluncuran model AI terbaru Google, Gemini 3, yang meyakinkan investor bahwa raksasa teknologi tersebut kembali berada di posisi kuat dalam persaingan AI.
Optimisme ini menjalar ke saham-saham teknologi lainnya seperti Broadcom, Micron Technology, Palantir, dan AMD yang ikut melesat signifikan.
Selain sentimen AI, pasar global juga didukung oleh harapan pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed).
Pasar Asia-Pasifik bergerak beragam pada awal pekan, setelah Presiden The Fed New York, John Williams, menyiratkan kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga ketiga tahun ini.
Williams berargumen bahwa melemahnya pasar tenaga kerja saat ini berpotensi menjadi ancaman ekonomi yang lebih besar daripada inflasi.
Baca Juga: IHSG Melesat Betah di Level 8.400 pada Awal Sesi Senin, Apa Saja Saham yang Cuan?
Pernyataan ini membuka peluang The Fed untuk menurunkan target suku bunga acuan (saat ini 3,75%-4,00%) dalam rapat yang tersisa pada Desember mendatang.
Pergerakan bursa regional bervariasi; Indeks S&P/ASX 200 Australia berhasil rebound dan menguat 1,29%, dan Hang Seng Hong Kong melonjak 1,97%. Sementara itu, Kospi Korea Selatan turun tipis 0,19%, dan pasar Jepang tutup karena libur nasional.
IHSG Mencatatkan Net Buy Asing Terbesar
Kinerja domestik IHSG pada perdagangan Senin (24/11) sangat impresif, ditutup melonjak 1,85%. Penguatan ini diiringi oleh masuknya dana investor asing (inflow) yang sangat besar, mencatatkan net buy sekitar Rp3,04 Triliun.
Besarnya pembelian bersih asing ini sebagian besar didorong oleh saham-saham yang baru saja masuk ke dalam Indeks MSCI, seperti BRMS dan BREN.
Selain itu, saham-saham yang banyak diborong asing termasuk BMRI, PTRO, dan FILM.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran