-
SMBC Indonesia menegaskan bahwa AI bukan lagi tren, melainkan fondasi masa depan industri keuangan.
-
Lewat Jenius, SMBC mendorong layanan digital yang lebih cerdas, personal, dan aman melalui teknologi seperti biometrik, chatbot, dan automation.
-
Komitmen inovasi ini memperkuat posisi SMBC Indonesia dalam menghadirkan solusi finansial modern bagi masyarakat digital-savvy
Suara.com - Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) mendorong pemahaman industri akan inovasi-inovasi teknologi yang kian memengaruhi sektor keuangan.
Apalagi, kecerdasan buatan (AI) dalam membantu industri keuangan dan pengalaman nasabah.
Wakil Direktur Utama SMBC Indonesia, Michellina Laksmi Triwardhany, menilai fenomena kecerdasan buatan (AI), yang tidak lagi menjadi tren, tetapi fondasi masa depan industri keuangan.
"SMBC Indonesia Tech Connect menjadi momentum untuk menyelaraskan inovasi dari para pemangku kepentingan dengan kebutuhan nyata masyarakat," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Menurut dia, SMBC Indonesia sebagai bagian dari visi perusahaan untuk menjadi bank pilihan utama di Indonesia, yang dapat memberikan perubahan berarti dalam kehidupan jutaan orang, terutama dengan dukungan teknologi digital.
Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengungkapan bahwa teknologi seperti AI telah mengubah cara lembaga keuangan dalam menjalankan operasional, meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan layanan.
"Ditambah menciptakan produk keuangan yang lebih terpersonalisasi. SMBC Indonesia merefleksikan komitmen Perseroan dalam menyediakan layanan modern yang mendorong kemajuan sektor keuangan Indonesia," bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, Head of Digital Banking SMBC Indonesia Irwan Tisnabudi mengatakan, Jenius adalah perbankan digital dari SMBC Indonesia, berkomitmen untuk membantu masyarakat digital savvy.
Hal ini mengelola keuangan dengan lebih mudah, cerdas, dan aman.
Baca Juga: SMBC Indonesia Punya Ambisi Gunakan AI, Gimana Data Nasabah?
"Komitmen tersebut kami wujudkan dengan menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih simpel dan relevan bagi nasabah melalui pemanfaatan teknologi terkini secara menyeluruh.," bebernya.
Dia menambahkan, Jenius percaya melalui eksplorasi dan implementasi teknologi seperti kecerdasan buatan, dapat membantu mengakselerasi lembaga keuangan, dalam menghadirkan solusi finansial yang adaptif dengan tetap mengutamakan kenyamanan dan keamanan.
Apalagi, pentingnya pemanfaatan teknologi temasuk AI yang harus selalu sejalan dengan prinsip keamanan, etika dan privasi, sekaligus memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah.
Beberapa contoh dari implementasi teknologi terkini dari Jenius, termasuk untuk memberikan pengalaman perbankan yang lebih seamless; penerapan Liveness Biometric dan Device Intelligence sebagai bagian dari Know Your Customer (KYC).
Selain itu, penggunaan Chatbot dengan integrasi teknologi dan manusia untuk pengalaman yang lebih dekat dan cepat, serta Marketing Automation untuk memberikan pendekatan melalui pemasaran yang lebih relevan dan personal bagi pengguna Jenius.
"Pemanfaatan teknologi ini menjadi bukti dari transformasi SMBC Indonesia untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang lebih baik untuk para nasabah, sekaligus memperkuat posisi Jenius sebagai solusi life finance bagi masyarakat yang digital-savvy," tandasnya.
Berita Terkait
-
Daftar Universitas dengan Jurusan IT Terbaik di Indonesia, PTN dan PTS
-
Dorong Pemanfaatan Teknologi AI Inklusif, Telkom dan UGM Jalin Kerja Sama Strategis
-
OCA AI Assistant Tingkatkan Interaksi Pelaku Usaha dengan Pelanggan
-
25 Tahun Teknologi Plasmacluster Sharp dari Laboratorium Osaka ke Rumah Jutaan Keluarga
-
Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Umumkan 42 Inovator Terbaik, Eco Produk sampai Teknologi Hijau
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket
-
BNBR Gelar Rights Issue 90 Miliar Saham, Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi CCT
-
Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor
-
Ekonomi Digital RI Makin Gurih, Setoran Pajak Tembus Rp47,18 Triliun
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi 50 Persen, Industri Kripto Diprediksi Makin Bergairah
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
APBN Sudah Tekor Rp 54,6 T di Awal Tahun, Pengusaha Muda Tekankan Reformasi Pajak
-
Penyebab Harga Saham BNBR Menguat Hari Ini, Bikin Bakrie Cuan
-
Cara Menghitung THR Ojol dan Simulasi Pencairan BHR 2026