- BPI Danantara menggunakan dana dividen untuk investasi di pasar modal dengan kriteria saham spesifik berdasarkan analisis fundamental.
- Danantara juga mengincar investasi pada obligasi pemerintah seri baru dan likuid, serta tidak menutup kemungkinan investasi luar negeri.
- Rencana investasi Danantara di pasar modal domestik tidak memiliki nominal pasti dan menampik isu dana Rp16 triliun masuk akhir tahun.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tidak menampik menggunakan dana dividen untuk berinvestasi di pasar modal. Namun, Danantara tidak secara asal-asalan mengguyur dananya di pasar modal.
Danantara pun telah menentukan kriteria-kriteria saham yang akan jadi bidikan untuk berinvestasi di pasar modal.
Managing Director Treasury Danantara Ali Setiawan mengatakan, kriteria saham itu diantaranya mulai dari pergerakan sahamnya apakah lazim atau tidak, imbal hasil dividen, kapitalisasi pasar, dan laba bersihnya.
"Jadi kalau saham itu, kita lihat return on equity-nya, PI-nya, dividen yield-nya, market cap, profitability-nya, dan likuiditas hariannya," kata Ali di Wisma Danantara, Jakarta, seperti dikutip Senin (1/12/2025).
Tidak hanya pasar saham, Danantara juga membidik pasar obligasi dengan masuk ke obilogasi pemerintah atau Surat Berharga Negara (SBN). Danantara akan memegang SBN tersebut hingga jatuh tempo.
Namun, hanya seri SBN baru dan likuid saja yang akan dipilih oleh Danantara.
Tidak hanya di dalam negeri, Ali menyebut, Danantara juga tidak menutup kemungkinan untuk menginvestasikan dana yang dipegang ke pasar modal luar negeri.
"Kalau asset class-nya sudah pasti di Indonesia kan boring banget kan, cuma ada apa? Fixed income, corporate and govies (obligasi pemerintah dan obligasi korportasi), corporate-nya tidak likuid," imbuhnya.
Jadi Salah Satu Instrumen Investasi
Baca Juga: IHSG Perkasa di Awal Sesi Perdagangan 1 Desember, Bagaimana Proyeksinya
Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir menyebut, pasar modal memang salah satu instrumen yang akan digunakan Danantara untuk menanamkan dividen yang didapat.
"Jadi tentu nanti kita lihat lah dari hasil dividen, kita parking di mana, ya bisa saja salah satunya di sana (pasar modal)," ujar Pandu.
Memang, Mantan Bos TBS Energi Utama ini bilang, pasar modal memang bisa cepat mengolah dividen yang diterima Danantara. Namun dirinya, tidak ingin gegabah memilih satu instrumen investasi saja, tentu akan dilihat kembali ke mana saja lari dividen BUMN.
Pandu juga memastikan, investasi yang digelontorkan Danantara ke Pasar Modal pasti yang memberikan cuan yang besar.
"Paling penting fokus, simple, kita kan balik ke return-nya, tapi kita juga sekarang sudah ada memegang semua saham BUMN dan Tbk. Kurang lebih ada 18 ya kalau saya nggak salah yang ada di pasar modal, ya kita lihat di sana," imbuh dia.
Pada kesempatan ini Ali juga menanggapi ihwal rencana kerja sama Danantara dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membuat indeks saham baru. Menurutnya, hal yang lebih substansial adalah bagaimana upaya untuk melakukan pendalaman pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
-
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
-
BRI Gelar Silaturahmi Ramadan, Bahas Outlook Ekonomi dan Laba Rp57,1 Triliun
-
Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen
-
Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor
-
Bank-bank Kecil Berguguran di Tahun 2026, Pertanda Apa?
-
Stok BBM RI Tersedia Hanya 20 Hari Kedepan Imbas Konflik Timteng, Bahlil: Aman Sampai Lebaran!
-
Wujud Swasembada Pangan, Menteri Trenggono Cek Kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul
-
Nominal BHR Ojol Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive 2026: Cek Jadwal Cairnya