- Indeks Wall Street ditutup melemah pada Senin (8/12) karena investor menunggu hasil pertemuan kebijakan moneter.
- Sektor teknologi menunjukkan kinerja positif, ditandai kenaikan Broadcom dan akuisisi Confluent oleh IBM senilai sebelas miliar dolar.
- Bursa Asia bergerak beragam dipengaruhi keputusan bank sentral dan peningkatan ketegangan geopolitik antara Jepang dan China.
Hang Seng Hong Kong: Turun 0,07%
Taiex Taiwan: Naik 0,35%
Kospi Korea Selatan: Naik 0,05%
ASX 200 Australia: Turun 0,34%
Bank sentral Kanada, Swiss, dan Australia juga dijadwalkan menggelar rapat kebijakan pekan ini. Bank-bank sentral tersebut diperkirakan akan menahan suku bunga.
Khususnya Bank Sentral Swiss (Swiss National Bank) yang mungkin ingin melonggarkan kebijakan untuk menahan penguatan mata uang Franc, namun opsi pemangkasan suku bunga terbilang terbatas karena suku bunga saat ini sudah berada di level 0%.
Analisis Teknikal IHSG: Potensi Koreksi Setelah Net Buy Asing
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan sebesar 0,9% pada perdagangan sebelumnya, disertai dengan aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing senilai sekitar Rp438 Miliar.
Saham-saham yang paling banyak dibeli asing antara lain BMRI, GOTO, BUMI, AMRT, dan IMPC.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ngeluh Saham Gorengan, Apa Gebrakan OJK?
Meskipun ditopang net buy yang signifikan, kajian harian BNI Sekuritas memprediksi IHSG mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, seiring dengan sentimen global yang cenderung menekan.
Support IHSG: Level 8650 hingga 8690.
Resistance IHSG: Level 8730 hingga 8750.
Ide Perdagangan (Trading Idea) Hari Ini: Beberapa saham yang menarik untuk dicermati dalam aktivitas perdagangan hari ini mencakup BKSL, HUMI, JARR, ASII, COAL, dan CDIA.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya