PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
Baca 10 detik
- Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi saham INET pada Rabu (10/12/2025) setelah empat hari karena lonjakan harga tidak wajar.
- Analis Samuel Sekuritas menaikkan target harga INET menjadi Rp1.350 berdasarkan proyeksi laba kuat dan fundamental membaik.
- INET menunjukkan pertumbuhan pendapatan 190,5% dan laba bersih melonjak 960% didukung rencana ekspansi Rp4,2 triliun.
- Rights Issue: Penerbitan saham baru (rights issue) senilai Rp3,2 triliun ditargetkan tuntas pada akhir 2025.
- Obligasi: Penerbitan obligasi sebesar Rp1 triliun direncanakan terbit pada 2026.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur strategis seperti kabel bawah laut (subsea cable), proyek Fiber To The Home (FTTH), dan layanan node-based internet.
Selain itu, INET juga berencana mengakuisisi PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) dan PT Trans Hybrid Communication (THC) untuk memperkuat kapasitas kontraktor FTTH dan layanan managed service.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya