- Rupiah menguat 0,05% pada pembukaan Jumat (12/12/2025) di level Rp16.667 per dolar AS.
- Mata uang Asia bervariasi; dolar Taiwan menguat terbesar 0,14% sementara peso Filipina melemah 0,20%.
- Analis memprediksi rupiah akan terus menguat dipengaruhi sentimen global dan pelemahan dolar AS.
Suara.com - Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (12/12/2025) dibuka di level Rp16.667 Amerika Serikat (AS).
Alhasil, rupiah menguat 0,05 persen dibanding penutupan pada Kamis yang berada di level Rp 16.668 per dolar AS.
Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.688 per dolar AS.
Selain itu, mata uang di Asia bervariasi dengan dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,14 persen, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,10 persen.
Dolar Singapura menguat 0,06 persen, won Korea menguat 0,01 persen dan yuan China menguat 0,004 persen terhadap dolar AS.
Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini.
Peso Filipina melemah 0,20 persen, baht Thailand melemah 0,05 persen, yen Jepang melemah 0,05 persen dan dolar Hong Kong yang melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,38, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 98,34.
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan, penguatan rupiah diperkirakan masih akan terjadi.
Baca Juga: Sentimen The Fed Buat Rupiah Gagah Hari ini di Level Rp 16.663
Hal ini seiring dengan sentimen global dan dalam negeri yang memengaruhi pergerakan mata uang garuda.
"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup besar setelah data pekerjaan AS klaim pengangguran yang jauh lebih lemah dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.
Kata dia, rupiah juga diramal akan menguat pada hari ini. Apalagi tekanan dolar membuat rupiah akan terus menguat pada penutupan hari ini.
"Range rupiah 16600-16700 masih menguat," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok