- Rupiah menguat 0,19 persen pada Kamis pagi, 27 November 2025, dibuka pada level Rp 16.632 per dolar AS.
- Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar, kecuali yuan China yang justru melemah 0,02 persen.
- Rupiah diprediksi ditutup dalam rentang Rp 16.660 hingga Rp 16.700 meskipun berpotensi menguat lebih lanjut.
Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik menguat pada Kamis, 27 November 2025 pagi. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Kamis (27/11/2025) dibuka di level Rp16.632 dolar Amerika Serikat (AS).
Alhasil, rupiah menguat 0,19 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp 16.668 per dolar AS.
Beberapa mata uang asia menunjukkan fluktuatif terhadap dolar.
Salah satunya yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,28 persen. Disusul, won Korea Selatan yang terkerek 0,19 persen.
Selanjutnya ada dolar Taiwan yang menanjak 0,18 persen dan ringgit Malaysia yang naik 0,17 persen. Lalu ada dolar Singapura yang terangkat 0,15 persen.
Berikutnya peso Filipina terapresiasi 0,11 persen dan baht Thailand yang naik 0,1 persen. Diikuti dolar Hongkong yang menguat tipis 0,01 persen.
Sedangkan, yuan China menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang melemah turun 0,02 persen terhadap the greenback.
Dalam hal ini, Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah berpotensi menguat ke resistantance terdekat di Rp 16.640 per USD.
Sedangkan, resistan potensialselanjutnya menuju Rp 16.600 per dolar Amerika.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis, Kebijakan Purbaya Jadi Sorotan
"Mata uang rupiah fluktuatif namun diprediksi ditutup pada direntang Rp 16.660- Rp 16.700," bebernya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian
-
Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora