Suara.com - PT Administrasi Medika (AdMedika) yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang Digital Third Party Administrator (TPA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil mempertahankan predikat “Trusted Company” pada ajang “Corporate Governance Perception Index (CGPI)” Award Tahun Buku 2024. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan di Hotel Shangri-La Jakarta pada beberapa waktu lalu.
Acara ini diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA dan menjadi salah satu momentum penting bagi AdMedika dalam menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus IICG Gendut Suprayitno dan Pimpinan Redaksi Majalah SWA Kusnan Djawahir kepada Direktur Utama AdMedika Dian Prambini. Keberhasilan ini merupakan pencapaian kedua bagi AdMedika dalam ajang CGPI, sekaligus bukti konsistensi perusahaan dalam membangun tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Tema CGPI Tahun Buku 2024, “Membangun Kapabilitas Dinamis Perusahaan dalam Kerangka GCG,” semakin relevan dengan transformasi yang dijalankan AdMedika dalam memperkuat kinerja operasional, digitalisasi layanan, serta penguatan manajemen risiko.
Prestasi ini tidak terlepas dari kontribusi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi, mitra rekanan, pelanggan, hingga seluruh AdMedikans yang berperan aktif dalam memastikan implementasi GCG berjalan secara konsisten di seluruh lini bisnis.
Penghargaan ini merupakan wujud komitmen kuat dalam penerapan Good Corporate Governance, AdMedika semakin meneguhkan posisi sebagai mitra terpercaya di industri dan layanan kesehatan. Pengakuan ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat integritas operasional, serta menghadirkan inovasi yang relevan bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat berkelanjutan, AdMedika siap melangkah lebih jauh dalam memberikan nilai tambah dan kontribusi nyata bagi ekosistem kesehatan Indonesia. ***
Berita Terkait
-
Admedika Bangun Sistem Bridging Real-Time: Percepat Proses Layanan dan Klaim di Bethsaida Hospital
-
Dukung Implementasi SEOJK No. 7/SEOJK.05/2025, AdMedika Perkuat Peran Dewan Penasihat Medis
-
Medical Advisory Board, Langkah AdMedika Dalam Perkuat Tata Kelola Medis
-
Admedika Hadirkan VIP Lounge di RSUP Kemenkes Surabaya, Tingkatkan Kualitas Layanan
-
AdMedika Gandeng Waste4Change Kelola Sampah Kantor Menuju Zero Waste
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat