Suara.com - Salah satu yang menjadi pertanyaan sebelum membeli rumah KPR adalah apakah gaji Rp3 juta bisa beli rumah KPR?
Sebagaimana diketahui, salah satu cara yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia agar segera memiliki rumah adalah dengan mengajukan KPR.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah skema pembiayaan perumahan yang disediakan oleh bank untuk membantu masyarakat memiliki rumah dengan cara mencicil dalam jangka waktu panjang.
Calon pembeli hanya perlu membayar uang muka, sedangkan sisa nilai rumah akan dilunasi melalui cicilan bulanan kepada bank.
Perlu diketahui, tidak semua pengajuan KPR akan langsung disetujui. Bank akan melakukan analisis kemampuan keuangan pemohon, salah satunya menggunakan indikator yang disebut Debt Service Ratio (DSR).
DSR merupakan ukuran yang menunjukkan seberapa besar porsi penghasilan bulanan yang dapat dialokasikan untuk membayar cicilan.
Berapa Batas DSR?
Mengetahui batas DSR bisa membantu Anda memahami apakah dengan gaji yang Anda miliki, Anda akan bisa membayar KPR setiap bulannya atau tidak.
Jadi, jika ternyata iuran per bulan lebih tinggi atau mepet dengan gaji bulanan Anda, ada kemungkinan pengajuan KPR Anda akan ditolak oleh bank.
Baca Juga: Tahapan Pengajuan KPR 2026, Kapan Sertifikat Rumah Diserahkan?
Rasio yang sehat untuk cicilan rumah adalah 30–40% dari total pendapatan bulanan.
Sebagai gambaran, jika penghasilan bulanan sebesar Rp3.000.000, maka cicilan maksimal yang masih dianggap aman adalah:
- 30%: Rp900.000
- 35%: Rp1.050.000
- 40%: Rp1.200.000
Batas ini digunakan bank untuk memastikan nasabah tetap memiliki ruang keuangan yang cukup dan tidak terbebani risiko gagal bayar di kemudian hari.
Jadi, jika Anda membeli rumah KPR yang cicilannya Rp2.000.000 per bulan, tentu saja ini sudah dianggap tidak sehat.
Karena Anda dianggap tidak akan bisa hidup dan memenuhi kebutuhan pokok hanya dengan Rp1 juta (sisa gaji setelah iuran) per bulannya.
Lantas Rumah Apa yang Bisa Dibeli untuk Karyawan Gaji Rp3 juta per Bulan?
Jawaban yang paling realistis adalah rumah subsidi. Rumah subsidi adalah program pemerintah melalui FLPP yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Keunggulannya:
- Harga rumah lebih rendah (Rp150–190 juta).
- Bunga 5% fixed per tahun (tidak naik turun).
- DP sangat kecil (bahkan bisa hanya 1%).
- Tenor bisa sampai 20 tahun.
- Cicilan rumah subsidi biasanya berada di kisaran Rp800 ribu – Rp1,1 juta. Dengan gaji 3 juta, ini masih masuk dalam batas kemampuan bank.
Cara Menambah Pemasukan Jika Gaji Hanya Rp3 Juta
1. Cari penghasilan sampingan.
Carilah pekerjaan sampingan yang bisa memberi Anda tambahan di waktu luang, seperti mengemudi untuk layanan berbagi tumpangan, mengantar makanan, atau mengajar keterampilan.
2. Cari pekerjaan dengan gaji lebih tinggi.
ips ini mungkin tidak sempurna untuk setiap situasi, tetapi mungkin justru yang Anda butuhkan.
Jika Anda bekerja sangat keras, dan Anda tahu Anda bisa menghasilkan lebih banyak di tempat lain, mungkin sudah saatnya untuk mencari pekerjaan baru.
3. Buka Jasa sesuai Keahlian Anda
Mulailah bekerja lepas atau menjadi konsultan. Tawarkan keahlian profesional Anda sebagai layanan di platform seperti Upwork atau Fiverr.
Ini memungkinkan Anda untuk membangun aliran pendapatan tambahan di sekitar keterampilan yang Anda miliki.
4. Menghasilkan Uang dari Hobi atau Minat
Ubah hobi menjadi keuntungan, baik itu menjual kerajinan tangan, menawarkan jasa fotografi, atau membuat kue pesanan khusus.
5. Manfaatkan Pekerjaan Lepas
Untuk mendapatkan uang tunai segera, ikuti pekerjaan ekonomi gig yang fleksibel seperti mengemudi untuk layanan berbagi tumpangan, mengantar makanan atau bahan makanan, atau mengajak anjing jalan-jalan.
Itulah jawaban apakah gaji Rp3 juta bisa membeli rumah KPR. Jawabannya bisa namun terbatas. Alangkah baiknya juga Anda mengambil sampingan untuk menambah pemasukan.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Makin Pedas
-
IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?
-
BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan
-
BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah
-
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
-
Purbaya Jawab Rating Negatif Moody's, Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Dialog Oman Dimulai, Harga Minyak Dunia Merosot pada Akhir Pekan
-
Meski Tengah Gonjang-Ganjing, OJK Pede Bisa Koleksi Rp 250 T dari Pasar Modal
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?