- Realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis mencapai Rp 52,9 triliun per 15 Desember 2025.
- Anggaran terealisasi tersebut setara 74,6 persen dari total alokasi APBN program MBG sebesar Rp 71 triliun.
- Hingga 30 November 2025, program MBG telah diterima oleh 50,7 juta penerima, termasuk siswa dan ibu hamil.
Suara.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan kalau program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program andalan Presiden RI Prabowo Subianto sudah terealisasi Rp 52,9 triliun per 15 Desember 2025.
Wamenkeu menyebut kalau realisasi anggaran program MBG setara 74,6 persen dari total dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditetapkan sebesar Rp 71 triliun.
"MBG sampai dengan 15 Desember sudah Rp 52,9 triliun, atau 74,6 persen dari anggaran di APBN yang sebesar Rp 71 triliun," kata Sua dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Senin (22/12/2025).
Berdasarkan data per 30 November 2025, program MBG sudah diterima oleh 50,7 juta orang yang meliputi siswa serta ibu hamil. Adapun target penerima MBG sendiri berjumlah 82,9 juta orang.
Selain itu, MBG juga tercatat dilaksanakan oleh 17.555 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan berhasil menyerap 741.985 pekerja per 30 November 2025.
"Ini luar biasa, memberi makan anak-anak kita. 50,7 juta anak, siswa, dan ibu hamil, yang menerima makan bergizi gratis setiap hari. Dilaksanakan oleh 17.555 SPPG, dan sudah menyerap 741.985 pekerja," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kemenkeu Sentil Pemda Buntut Dana 'Nganggur' di Bank Tembus Rp 218,2 Triliun per November
-
Purbaya Mudahkan Dana Transfer ke Daerah Terdampak Bencana Rp 43,8 Triliun Tahun Depan
-
Pilih Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo, PKS Belum Tentukan Sikap Soal Pilkada via DPRD
-
Mekanisme Khusus MBG Saat Libur Nataru: Datang ke Sekolah atau Tak Dapat
-
Omzet Perajin Telur Asin Melonjak hingga 4.000 Persen Berkat Program MBG
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun