- Harga emas Antam per gram naik Rp29.000 menjadi Rp2.590.000 pada Rabu, 24 Desember 2025.
- Kenaikan mingguan total emas Antam mencapai Rp75.000, menandai apresiasi signifikan dalam sepekan.
- Pembelian emas dikenai PPh Pasal 22 sebesar 0,45% (dengan NPWP) atau 0,9% (tanpa NPWP).
Suara.com - Pantauan langsung dari laman resmi Logam Mulia pada Rabu (24/12/2025), harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan lonjakan tajam.
Tidak tanggung-tanggung, harga emas hari ini meroket sebesar Rp29.000, membawa nilai satu gram emas Antam ke level Rp2.590.000.
Angka ini jauh meninggalkan posisi sebelumnya yang masih bertengger di level Rp2.561.000 per gram. Kenaikan signifikan ini dipandang sebagai respons pasar terhadap ketidakpastian ekonomi global dan dinamika nilai tukar yang membuat aset safe haven seperti emas semakin diburu oleh para investor.
Jika menilik ke belakang, pergerakan harga emas Antam dalam sepekan terakhir menunjukkan performa yang sangat impresif.
Pada Rabu pekan lalu (17/12/2025), harga emas Antam masih berada di kisaran Rp2.515.000 per gram.
Dengan posisi hari ini di angka Rp2.590.000, maka dalam kurun waktu hanya tujuh hari, harga emas telah mengalami apresiasi atau kenaikan total sebesar Rp75.000 per gram.
Kenaikan akumulatif sebesar hampir 3 persen dalam sepekan ini merupakan salah satu lompatan mingguan tertinggi sepanjang semester kedua tahun 2025.
Bagi Anda yang berencana melakukan pembelian hari ini, berikut adalah rincian harga berbagai pecahan emas batangan yang tercatat di butik Logam Mulia Antam:
Pecahan 0,5 gram: Rp1.345.000
Pecahan 1 gram: Rp2.590.000
Pecahan 2 gram: Rp5.120.000
Pecahan 3 gram: Rp7.655.000
Pecahan 5 gram: Rp12.725.000
Pecahan 10 gram: Rp25.395.000
Pecahan 25 gram: Rp63.362.000
Pecahan 50 gram: Rp126.645.000
Pecahan 100 gram: Rp253.212.000
Pecahan 250 gram: Rp632.765.000
Pecahan 500 gram: Rp1.265.320.000
Pecahan 1.000 gram (1 kg): Rp2.530.600.000
Baca Juga: Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat
Perlu dicatat bahwa harga tersebut merupakan harga dasar yang belum termasuk potongan pajak sesuai regulasi pemerintah yang berlaku.
Pemerintah melalui PMK Nomor 34/PMK.10/2017 menetapkan aturan pajak yang ketat bagi transaksi logam mulia. Untuk setiap pembelian emas batangan, konsumen dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dikenakan pajak sebesar 0,45 persen. Sementara itu, bagi pembeli yang tidak memiliki atau tidak melampirkan NPWP, tarif pajak yang dikenakan lebih tinggi, yakni 0,9 persen.
Di sisi lain, harga jual kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami kenaikan yang sejalan dengan harga pasar, kini berada di angka Rp2.449.000 per gram.
Namun, bagi masyarakat yang ingin menjual kembali koleksi emasnya ke PT Antam Tbk, terdapat aturan pajak tambahan jika nilai transaksinya melebihi Rp10 juta.
Sesuai aturan PPh 22 atas transaksi buyback, potongan pajak yang dikenakan adalah:
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto