- Kementerian ESDM menetapkan tarif listrik Triwulan I 2026 tetap stabil untuk melindungi daya beli masyarakat.
- Kebijakan ini berlaku bagi 13 kelompok non-subsidi dan 24 golongan pelanggan bersubsidi tanpa perubahan tarif.
- Keputusan ini berdasarkan Permen ESDM No. 7 Tahun 2024 meskipun variabel energi global mengalami pergerakan.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membawa angin segar bagi perekonomian nasional dengan menetapkan tarif tenaga listrik periode Januari-Maret (Triwulan I) 2026 tetap stabil.
Kebijakan ini memastikan tidak ada kenaikan tarif bagi 13 kelompok pelanggan non-subsidi guna menjamin kepastian beban pengeluaran masyarakat di pembuka tahun.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang masih fluktuatif.
Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa ketetapan ini berpedoman pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024.
Meskipun variabel penentu tarif seperti nilai tukar rupiah, tingkat inflasi, hingga harga komoditas energi (Indonesian Crude Price dan Harga Batubara Acuan) mengalami pergerakan, pemerintah memutuskan untuk tidak membebankannya kepada konsumen.
“Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” jelas Tri dalam keterangan resminya, Kamis (1/1/2026).
Keputusan ini dinilai sangat krusial bagi rumah tangga maupun sektor industri dalam menyusun perencanaan finansial yang lebih terukur selama tiga bulan ke depan.
Selain menjaga stabilitas harga bagi golongan menengah ke atas, pemerintah juga memberikan jaminan bagi masyarakat kecil. Tercatat, sebanyak 24 golongan pelanggan listrik yang menerima subsidi dipastikan tidak akan mengalami perubahan tarif.
Pemerintah menegaskan bahwa keseimbangan antara keterjangkauan harga bagi warga dan keberlangsungan operasional penyediaan energi nasional tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Pasokan Energi Aman, Pembangkit Listrik Beroperasi Tanpa Kendala Selama Nataru
Di sisi lain, Kementerian ESDM mendorong PT PLN (Persero) untuk terus melakukan penghematan pada lini operasional serta menjamin keandalan aliran listrik ke seluruh pelosok negeri.
Kebijakan tarif tetap ini diharapkan menjadi stimulus bagi sektor industri untuk memacu kapasitas produksi mereka sejak awal tahun tanpa kekhawatiran akan lonjakan biaya energi.
Tri Winarno juga menyelipkan pesan mengenai pentingnya kesadaran kolektif dalam mengonsumsi energi. “Masyarakat diimbau untuk menggunakan energi listrik secara bijak sebagai bagian dari upaya bersama mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?