- Bursa Efek Indonesia mengumumkan 70 perusahaan berpotensi dihapus paksa karena suspensi perdagangan saham lebih dari enam bulan.
- Langkah ini diambil untuk menjaga integritas pasar modal dan melindungi kepentingan investor dari perusahaan tidak sehat.
- Daftar tersebut mencakup emiten BUMN besar seperti WSKT dan WIKA, serta banyak perusahaan swasta dari berbagai sektor.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan daftar 70 perusahaan tercatat yang kini berada dalam radar penghapusan saham secara paksa (force delisting).
Langkah tegas ini diambil otoritas bursa lantaran puluhan emiten tersebut telah menjalani masa penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) selama lebih dari enam bulan berturut-turut.
Cukup mengejutkan, daftar tersebut mencakup beberapa nama besar dari sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tengah mengalami kendala finansial maupun operasional.
Beberapa di antaranya adalah PT Indofarma Tbk (INAF), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), serta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).
Selain itu, entitas anak usaha plat merah seperti PT PP Properti Tbk (PPRO) juga tidak luput dari ancaman penghapusan saham ini.
Meski demikian, mayoritas perusahaan yang terancam keluar dari bursa berasal dari sektor swasta.
Sejumlah pemain besar di industri tekstil yang sempat menjadi primadona pasar juga masuk dalam daftar hitam ini, sebut saja PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex, serta PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT).
Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, menjelaskan bahwa prosedur ini berpijak pada ketentuan III.5.3 Peraturan Nomor I-N. Aturan tersebut memandatkan bursa untuk mengumumkan secara berkala status emiten yang telah disuspensi selama minimal 180 hari atau enam bulan.
"Bursa berkewajiban menyampaikan pengumuman potensi delisting ini kepada publik secara periodik, yakni pada bulan Juni dan Desember, hingga suspensi tersebut dicabut atau emiten resmi dikeluarkan dari papan perdagangan," tulis Fahmi dalam keterbukaan informasi resminya.
Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun: IHSG Meroket 22% Sepanjang 2025, Pasar Menanti Prabowo di Pembukaan BEI 2026
Daftar Lengkap 70 Perusahaan Terancam Delisting
Berdasarkan rilis resmi bursa, berikut adalah daftar perusahaan yang nasib sahamnya di pasar modal Indonesia tengah dipertaruhkan:
PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI), PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY), PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA), PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF), PT Cowell Development Tbk (COWL), PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI).
PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL), PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW), PT Aksara Global Development Tbk (GAMA), PT Golden Plantation Tbk (GOLL), PT HK Metals Utama Tbk (HKMU), PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME), PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL).
PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY), PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI), PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS), PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA).
PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP), PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI), PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), PT Metro Realty Tbk (MTSM), PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX), PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA), PT Polaris Investama Tbk (PLAS), PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN), PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL).
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar