- Koin meme seperti DOGE, SHIB, dan PEPE melonjak didorong spekulasi penangkapan Maduro oleh AS.
- Pasar bereaksi terhadap dugaan cadangan 600.000 BTC Venezuela yang berpotensi dibekukan Washington.
- Dogecoin menembus level $0,15000, sementara SHIB dan PEPE menunjukkan tanda-tanda konsolidasi pasca reli.
Jika momentum ini terjaga, DOGE berpeluang besar memasuki zona pasokan di kisaran $0,18100 hingga $0,18500.
Indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di angka 65, yang menunjukkan bahwa pembeli masih memegang kendali penuh tanpa menyentuh zona jenuh beli (overbought).
Namun, investor perlu waspada; jika harga tergelincir di bawah $0,14399, rally ini berisiko batal dan menyeret harga kembali ke level $0,13000.
Berbeda dengan Dogecoin yang terus melaju, Shiba Inu dan Pepe tampak mengambil jeda setelah mencatatkan reli spektakuler pada hari Minggu.
SHIB melonjak hampir 12% dalam satu hari sebelum terkoreksi tipis sekitar 1% pada Senin siang. Meskipun sedang terkoreksi, struktur harga SHIB masih terlihat bullish selama mampu bertahan di atas EMA 50-hari di level $0,00000821.
Target jangka pendek SHIB berada pada EMA 200-hari di posisi $0,00001065.
Sementara itu, koin meme bertema katak, Pepe (PEPE), mencatatkan performa yang sangat volatil. Setelah meroket 18% pada hari Minggu, PEPE turun sekitar 2% hari ini.
Kenaikan total lebih dari 77% dalam empat hari terakhir telah mendorong indikator RSI PEPE ke angka 79, yang menandakan wilayah jenuh beli yang ekstrem.
Analis memperingatkan bahwa tekanan jual di dekat EMA 200-hari ($0,00000749) bisa memicu pembalikan harga sementara (pullback).
Baca Juga: Usai Presiden Venezuela Ditangkap Militer AS, Dave Laksono: Keselamatan WNI Adalah Prioritas
Jika PEPE gagal menembus hambatan tersebut, harga kemungkinan akan menguji kembali zona support di level $0,00000650 sebelum melanjutkan tren kenaikannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!