- Rupiah mengalami pelemahan pada Rabu, 7 Januari 2026, menyebabkan Dolar Amerika Serikat menguat di pasar domestik.
- Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah saat pembukaan pasar berada di level Rp16.776 per dolar AS.
- Beberapa bank seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BCA menampilkan perbedaan kurs jual beli dolar hari tersebut.
Suara.com - Nilai tukar rupiah masih lemas pada hari ini Rabu (7/1/2026). Hal ini membuat Dolar Amerika Serikat mengalami penguatan.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar dibuka pada level Rp16.776 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dengan pelemahan rupiah membuat Dolar AS bergerak menguat di beberapa perbankan Indonesia.
Lantas berapa harga jual beli dolar di Indonesia? Berikut daftar kurs dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA pada hari ini:
1.PT Bank Mandiri Tbk
Berdasarkan data Bank Mandiri per 7 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp16.735 dan kurs jual Rp16.765.
Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp16.550 (beli) dan Rp16.850 (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
2.PT Bank Bank Negara Indonesia Tbk
Berdasarkan data Bank BNI per 7 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp16.769 dan kurs jual Rp16.799.
Baca Juga: Rupiah Masih Loyo ke Level Rp16.776 saat Lawan Dolar Amerika Serikat, Apa Penyebabnya?
Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp16.635 (beli) dan Rp16.905 (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
3.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)
Berdasarkan data Bank BRI per 7 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp16.768 dan kurs jual Rp16.795.
Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp16.680 (beli) dan Rp16.880 (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.
4.PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Berdasarkan data BCA per 7 Januari 2026, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp16.777 dan kurs jual Rp16.797.
Berita Terkait
-
Rupiah Alami Tekanan dari Kebijakan Pemerintah, Dolar AS Perkasa Tembus Rp16.773
-
Pertumbuhan Kredit Kuat dan DPK Meningkat, Fungsi Intermediasi Bank Mandiri Solid di Akhir Tahun
-
Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Melemah ke Level Rp16.765
-
Bank Mandiri Oversubscribed 3,10 Kali Setara Rp15,5 Triliun
-
Rupiah Masuk Zona Hijau, Dolar AS Kepanasan ke Level Rp16.772
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya