- PLN EPI meresmikan Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis untuk standarisasi dan penguatan rantai pasok biomassa.
- Hub ini berfungsi mengintegrasikan potensi lokal, menguji kualitas, dan mendistribusikan biomassa ke PLTU eksisting.
- Pengembangan hub ini mendukung komitmen PLN mengganti fosil, menurunkan emisi, dan mendorong ekonomi masyarakat lokal.
Suara.com - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meresmikan operasional Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis. Keberadaan hub tersebut diharapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas biomassa, memperkuat rantai pasok, serta mendorong standarisasi pengolahan biomassa di tingkat nasional.
Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop Situngkir mengatakan pengembangan hub biomassa merupakan bagian dari komitmen PLN Group dalam menggantikan bahan bakar fosil secara bertahap dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
"Hub biomassa ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, tetapi juga sebagai pusat penguatan kualitas dan kepastian pasokan biomassa ke PLTU," kata Hokkop lewat keterangannya pada Rabu (7/1/2025).
Proyek percontohan Hub Biomassa di Tasikmalaya dan Ciamis dikembangkan untuk mengintegrasikan potensi lokal, termasuk limbah kayu dan serbuk aren.
Fasilitas ini mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari pengolahan dan pengujian kualitas hingga distribusi langsung ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Biomassa hasil pengolahan dari kedua fasilitas tersebut direncanakan untuk mendukung program co-firing di PLTU Adipala dan PLTU Indramayu, sehingga dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi dari pembangkit eksisting.
"Kami memulai dari skala kecil, namun dirancang untuk terus berkembang dengan melibatkan pemerintah daerah, BUMD, BUMDes, Koperasi, dan masyarakat lokal," kata Hokkop.
Menurutnya pemanfaatan limbah serbuk aren di Ciamis memiliki nilai strategis dalam mengurangi dampak lingkungan melalui penurunan emisi gas rumah kaca.
Langkah ini tidak hanya membantu pengurangan emisi karbon, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat lokal.
Baca Juga: PLTU Labuhan Angin dan Pangkalan Susu Tetap Beroperasi di Tengah Banjir Sumut
"Bioenergi adalah tentang memanfaatkan seluruh sumber daya hayati secara berkelanjutan. Kehadiran hub ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang ketahanan energi nasional," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI