- PLN Indonesia Power menjaga PLTA Singkarak (175 MW) tetap beroperasi penuh untuk keandalan listrik Sumatera Barat pascabanjir.
- Direktur Operasi PLN IP, Purnomo, meninjau langsung PLTA Singkarak dan PLTU Teluk Sirih untuk memastikan kesiapan sistem.
- PLN IP menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi 600 KK terdampak di dua lokasi utama melalui kemitraan terkait.
Suara.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) memastikan PLTA Singkarak berkapasitas 175 MW tetap beroperasi penuh untuk menjaga keandalan listrik di Sumatera Barat (Sumbar), meski sejumlah wilayah terdampak banjir parah.
Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN IP, Purnomo, meninjau langsung area terdampak dan memastikan kesiapan pembangkit tetap terjaga.
Ia juga mengecek akses menuju PLTA Singkarak yang sempat terputus akibat banjir deras. Menurut Purnomo, keandalan pasokan listrik harus tetap menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dan proses pemulihan tidak terganggu.
"Keberadaan kami di sini adalah wujud tanggung jawab sosial sekaligus komitmen PLN Indonesia Power untuk mendampingi masyarakat melewati masa pemulihan," ujar Purnomo seperti dikutip, Senin (8/12/2025).
Selain memastikan operasi PLTA Singkarak berjalan normal, Purnomo juga meninjau PLTU Teluk Sirih berkapasitas 224 MW guna memastikan kesiapan pembangkit dalam menopang sistem kelistrikan Sumatra.
PLN IP menegaskan bahwa seluruh infrastruktur pembangkit di Sumatera Barat berada dalam kondisi terpantau dan dikawal ketat oleh insan PLN untuk menjaga pasokan tetap stabil, terlebih saat masyarakat membutuhkan akses energi secara konsisten selama masa bencana.
Dalam kesempatan ini, PLN Indonesia Power menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak di dua titik utama: PLTA Singkarak, Desa Asam Pulau, Kecamatan 2x11 Kayutanam, dan Posko Bencana di Desa Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Purnomo, didukung kolaborasi bersama LAZ An Nur dan Persatuan Pegawai PLN IP, dengan total penerima manfaat mencapai 600 KK.
Bantuan mencakup sembako, perlengkapan sanitasi, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.
Baca Juga: Aceh Terancam Gelap, ESDM Kebut Bangun 2 Tower Emergency Sediakan Akses Listrik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter
-
Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!
-
Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU
-
IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor
-
Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
-
Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax
-
Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax
-
Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah