Harga minyak dunia [Foto: ANTARA]
Baca 10 detik
- Pada 12 Januari 2026, harga minyak WTI dan Brent naik karena ancaman tarif Trump terhadap Iran memicu risiko pasokan Timur Tengah.
- Penyebab kenaikan harga jangka pendek juga berasal dari penurunan produksi OPEC serta instabilitas regional seperti konflik Rusia dan Ukraina.
- Analis Goldman Sachs memprediksi surplus pasokan dari AS dan Rusia akan menekan harga rata-rata tahun 2026 kembali stabil.
Jika terjadi gangguan fisik nyata pada jalur ekspor, harga minyak memiliki potensi besar untuk menembus zona US$65 hingga US$70 per barel sebagai bentuk penilaian ulang risiko oleh pasar.
Namun, memasuki sisa tahun 2026, tren surplus pasokan diperkirakan akan kembali mendominasi. Tanpa adanya gangguan besar pada fasilitas produksi, harga minyak kemungkinan besar akan bergerak stabil di rentang US$50 hingga US$60 per barel.
Untuk jangka panjang menuju tahun 2030, harga diprediksi akan mengalami pemulihan moderat namun tetap berada di bawah level tahun-tahun sebelumnya, seiring dengan masifnya investasi pada energi baru dan transisi energi global.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Daftar Saham Potensi Indeks MSCI Februari 2026, Ada BUMI Sampai BUVA
-
Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali
-
Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel
-
Gen Z Mulai Tertarik Daftar Haji, Pertumbuhan Tabungan GenHajj Terus Meroket
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai hingga Beras Makin Murah
-
IHSG Mulai Tunjukkan Tanda Overbought, Ini Saham-saham Rekomendasi Hari Ini
-
BI Ramal Kinerja Penjualan Eceran Bakal Lebih Tinggi, Ini Pendorongnya
-
Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874
-
Harga Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Dibanderol Rp 2.652.000/Gram
-
IHSG Berbalik Menguat di Selasa Pagi, Kembali ke Level 8.900