- Harga emas Antam 1 gram pada Selasa, 13 Januari 2026, mencapai Rp 2.652.000, naik Rp 21.000 dari hari sebelumnya.
- Harga emas dunia (XAU/USD) mendekati USD 4.600 per ons karena ketidakpastian global dan isu Ketua The Fed.
- Eskalasi geopolitik AS-Iran dan penantian data CPI AS memengaruhi permintaan emas sebagai aset lindung nilai.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 13 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.652.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu terus ke level tertinggi dengan naik Rp 21.000 dibandingkan hari Senin, 12 Januari 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.503.000 per gram.
Harga buyback itu juga melonjak sebesar Rp 19.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.376.000
- Emas 1 Gram Rp 2.652.000
- Emas 2 gram Rp 5.244.000
- Emas 3 gram Rp 7.781.000
- Emas 5 gram Rp 13.035.000
- Emas 10 gram Rp 26.015.000
- Emas 25 gram Rp 64.912.000
- Emas 50 gram Rp 129.412.000
- Emas 100 gram Rp 259.412.000
- Emas 250 gram Rp 648.265.000
- Emas 500 gram Rp 1.296.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.592.600.000
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.
Harga Emas Dunia Meroket
Harga emas dunia kembali melanjutkan penguatannya di awal perdagangan Asia, Selasa. Mengutip FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) melonjak mendekati level USD 4.600 per ons, setelah sempat terkoreksi dari rekor tertinggi barunya di kisaran USD 4.630 pada sesi sebelumnya.
Kenaikan harga emas terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan risiko geopolitik yang mendorong investor memburu aset aman.
Baca Juga: Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
Pasar juga tengah bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) Amerika Serikat untuk periode Desember yang dijadwalkan rilis pada Selasa waktu setempat.
Sentimen pasar semakin memanas setelah Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, mengungkapkan bahwa dirinya tengah menjalani penyelidikan kriminal. Situasi ini memicu krisis kepercayaan terhadap independensi bank sentral AS dan mendorong volatilitas di pasar keuangan global.
Powell menyebut Departemen Kehakiman AS telah mengeluarkan surat panggilan kepada The Fed dan mengancam akan mengajukan dakwaan kriminal terkait kesaksiannya di hadapan Komite Perbankan Senat pada Juni 2025.
Kesaksian tersebut berkaitan dengan proyek renovasi kantor pusat The Fed di Washington DC senilai USD 2,5 miliar. Powell menilai ancaman tersebut sebagai “dalih” untuk menekan bank sentral agar segera memangkas suku bunga.
Di sisi lain, memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran turut memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven. Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberikan konsekuensi tegas apabila Iran menargetkan warga sipil. Sementara itu, Teheran memperingatkan AS dan Israel agar tidak melakukan intervensi apa pun.
Pada Senin, Trump juga mengumumkan kebijakan tarif baru, di mana negara mana pun yang berbisnis dengan Iran akan dikenakan tarif sebesar 25 persen untuk setiap aktivitas perdagangan dengan AS. Kebijakan tersebut semakin menambah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik geopolitik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
IHSG Berbalik Menguat di Selasa Pagi, Kembali ke Level 8.900
-
Lebih Rendah, Ekonomi Indonesia Diramal Mentok 5,2 Persen di 2026
-
IHSG di Titik Krusial, Tetap Berpotensi Rebound Meski Waspada Koreksi Lanjutan
-
Terhubung Judol, 5.284 Akun QRIS Ditutup!
-
5 Fakta Kasus Timothy Ronald dan Dugaan Penipuan Kripto MANTA Network
-
Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini
-
Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya
-
IBOS EXPO 2026 Siap Digelar Awal Tahun, Buka Peluang Bisnis dan Dorong Pertumbuhan Wirausaha
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional