- IHSG menguat 0,72% didukung oleh *net buy* asing signifikan senilai Rp1,45 triliun pada saham besar.
- Bursa Wall Street terkoreksi akibat kekhawatiran kebijakan Trump dan tekanan sektor keuangan seperti JPMorgan.
- Bursa Asia, terutama Nikkei Jepang yang mencetak rekor, menunjukkan penguatan tajam karena pelemahan Yen.
Kontras dengan Wall Street, bursa saham di kawasan Asia justru melesat tajam. Indeks Nikkei Jepang menjadi bintang dengan lonjakan 3,10% hingga mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Pelemahan nilai tukar Yen serta euforia terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) menjadi pendorong utama minat beli investor di Tokyo.
Penguatan juga diikuti oleh bursa regional lainnya:
Kospi (Korea Selatan): Naik 1,47%
Hang Seng (Hong Kong): Menguat 0,90%
Straits Times (Singapura): Naik 0,85%
Di sisi lain, kekhawatiran terhadap pelemahan Yen yang terlalu dalam membuat Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, mulai melakukan komunikasi intensif dengan pihak AS untuk menjaga stabilitas mata uang.
Pasar Asia saat ini masih berada dalam posisi wait and see terhadap realisasi kebijakan ekonomi Trump pasca pelantikan 20 Januari mendatang.
DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi. Seluruh analisis dan ide trading dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi investor. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Selalu lakukan analisis mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil tindakan finansial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI