- Harga perak mencetak rekor historis menembus $90 per ons pada 14 Januari 2026, didorong ketegangan geopolitik AS-Iran dan Venezuela.
- Kenaikan logam mulia dipicu isu independensi The Fed menyusul ancaman pidana terhadap Ketua Jerome Powell serta prediksi suku bunga ditahan.
- Proyeksi jangka panjang optimis; Citigroup menaikkan target emas menjadi $5.000, perak diprediksi mencapai $150 per ons.
"Reli ini masih memiliki potensi besar tahun ini. Perak telah mengungguli kinerja emas sejak 2025 setelah melonjak 150 persen akibat ketatnya pasokan global dan tingginya aksi spekulatif," ujar Hao Hong, dikutip dari Reuters.
Dari dalam negeri, harga kedua aset baik emas maupun perak juga terus melanjutkan reli penguatan. Sejumlah pengamat memprediksi hal ini turut memengaruhi harga saham terkait seperti ANTM (Aneka Tambang), MDKA (Merdeka Copper Gold), BRMS (Bumi Resources Minerals), dan ARCI (Archi Indonesia), EMAS (Merdeka Gold Resources), PSAB (J Resources Asia Pasifik), UNTR (United Tractors), hingga MEDC (Medco Energi).
DISCLAIMER: Investasi pada logam mulia seperti emas dan perak mengandung risiko pasar yang tinggi. Harga dapat berfluktuasi secara tajam akibat kebijakan politik, data ekonomi, dan situasi geopolitik. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi perdagangan. Segala keputusan finansial yang diambil berdasarkan informasi ini merupakan tanggung jawab pribadi pembaca sepenuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
Purbaya Kejar Perusahaan Baja Pengemplang Pajak asal China, Curiga Orang Dalam Terlibat
-
BTC Bidik Ambang USD100.000, ETH dan XRP Kompak di Zona Hijau, Sinyal Bullish?
-
Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat
-
Seberapa Penting Dana Darurat? Simak Cara Mengumpulkannya Sesuai Gaji
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa
-
Target Harga PTRO, Buntut Potensi Masuk Inklusi Ganda MSCI dan FTSE
-
Insentif Fiskal Jadi Motor Ekonomi 2026, Sektor Properti Ikut Tawarkan Bebas PPN
-
Praktik Gesek Tunai di Paylater Ternyata Ilegal, Apa Itu Metodenya?
-
Saham PWON Terus Terbang 8,72%, Manajemen Buka Suara