- PT Petrosea Tbk (PTRO) berpotensi dimasukkan ke indeks global MSCI dan FTSE Russell setelah peninjauan ulang Februari 2026.
- Inklusi ganda ini diperkirakan menarik aliran dana asing melebihi US$300 juta bagi PTRO.
- Harga saham PTRO diprediksi menguat signifikan menuju rentang Rp14.350 hingga Rp16.000 sebelum pengumuman resmi.
Suara.com - Emiten Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), kini tengah menjadi pusat perhatian pasar modal seiring dengan proyeksi inklusinya ke dalam dua indeks global prestisius, yakni Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan FTSE Russell.
Peninjauan ulang (rebalancing) kedua indeks tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Februari 2026 mendatang.
Riset terbaru dari Henan Putihrai Sekuritas menyoroti bahwa peluang PTRO untuk masuk ke MSCI dan FTSE secara simultan merupakan peristiwa yang jarang terjadi. Kondisi ini dinilai sebagai katalisator sangat kuat yang mampu memicu lonjakan harga saham secara signifikan.
## Jadwal Krusial dan Efek Dana Pasif
Para pelaku pasar kini mencermati dua tanggal penting untuk pengumuman hasil rebalancing tersebut:
- 10 Februari 2026: Pengumuman resmi dari MSCI.
- 20 Februari 2026: Pengumuman hasil tinjauan dari FTSE Russell.
Secara historis, saham-saham yang masuk dalam radar indeks global sering kali mengalami penyesuaian harga lebih awal sebelum pengumuman resmi.
Hal ini disebabkan oleh pergerakan manajer investasi dunia dan pengelola dana pasif yang mulai menyelaraskan portofolio mereka guna mengantisipasi perubahan komposisi indeks.
Henan Putihrai mencatat adanya pola di mana saham kandidat cenderung diperdagangkan 10–15% di atas ambang batas kelayakan teknis menjelang hari pengumuman.
Untuk PTRO, dinamika likuiditas ini diprediksi mampu mendorong harga saham ke rentang Rp14.350 hingga Rp15.000 sebelum inklusi formal terjadi.
Masuknya sebuah emiten ke dalam indeks MSCI Standard Index biasanya diikuti oleh inflow atau aliran dana otomatis dalam volume besar.
Baca Juga: Saham-saham Komoditas Jadi Penyelamat, IHSG Kembali ke Level 8.948
Selain PTRO, beberapa saham konglomerat lain seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) juga masuk dalam daftar kandidat kuat.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Prasetya Gunadi, memberikan gambaran mengenai potensi aliran dana pada emiten kandidat:
BUMI: Dengan kapitalisasi pasar sekitar US$10,3 miliar dan free float 28,3%, BUMI berpotensi menarik dana asing antara US$180 juta hingga US$300 juta.
PTRO: Inklusi ganda ke MSCI dan FTSE diprediksi mampu membuka pintu bagi arus modal masuk melebihi US$300 juta.
Arus dana yang besar ini tidak hanya akan memperluas basis investor institusional PTRO, tetapi juga meningkatkan profil likuiditas perdagangan saham di bursa.
Dukungan dari inklusi indeks global serta pengakuan dari investor institusional mancanegara membuat analis semakin optimis terhadap valuasi PTRO.
Henan Putihrai Sekuritas pun memutuskan untuk menaikkan target harga saham PTRO menjadi Rp16.000.
Penting untuk dipahami bahwa MSCI merupakan acuan utama bagi manajer investasi internasional dalam mengelola reksa dana berbasis indeks.
Oleh karena itu, keberhasilan PTRO masuk ke dalam indeks ini akan memberikan legitimasi lebih atas stabilitas fundamental dan likuiditas perusahaan di mata dunia.
DISCLAIMER:
Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh sentimen pasar, kondisi ekonomi global, dan hasil keputusan rebalancing indeks. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berita bisnis dan bukan merupakan perintah atau ajakan untuk membeli saham PTRO, BUMI, atau PANI. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial yang mungkin timbul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun