- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan model bisnis SPPG program Makan Bergizi Gratis aman didukung APBN.
- Skema pembayaran di awal sebelum produksi menjamin arus kas yang baik bagi pelaku bisnis SPPG.
- Total alokasi dana MBG Rp335 triliun diperkirakan dapat menciptakan stimulus ekonomi signifikan per kuartal.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim kalau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis adalah model bisnis yang aman.
Ia beralasan kalau bisnis tersebut ditopang Pemerintah lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk MBG sebesar Rp 335 triliun di tahun 2026.
Lebih lagi skema pembayaran dilakukan sebelum proses produksi. Walhasil arus kas menjadi lebih baik.
"Jaminannya itu APBN tahun ini menyiapkan untuk MBG Rp 335 triliun. Jadi aman. Dan bisnis model SPPG ini luar biasa, karena dibayar di awal baru memproduksi. Sehingga sebetulnya cash flow-nya bagus," kata Airlangga saat di Menara Kadin, dikutip Kamis (15/1/2026).
Airlangga mengklaim kalau Pemerintah juga memonitor para pelaku bisnis SPPG. Mereka yang sudah terjun di sana pasti ingin membuat SPPG kedua hingga lebih.
Ia lalu bercerita kalau ada SPPG di daerah Lamongan, Jawa Timur, yang dananya berasal dari urunan masyarakat. Dengan total anggaran MKBG 2026 mencapai Rp 335 triliun, ia memprediksi aliran dana per kuartal bisa tembus Rp 80 triliun.
"Bayangkan dari Rp 335 triliun ini, per quarter-nya bisa hampir Rp 80 triliun. Stimulus yang digelontorkan Pemerintah di tahun lalu, yang di kuartal pertama, itu mendekati Rp 37 triliun," lanjutnya.
Airlangga meyakini apabila program ini berdampak di akar rumput hingga Rp 80 triliun, maka itu bisa menambah pertumbuhan ekonomi.
"Kalau rule of thumb, 1 persen pertumbuhan ekonomi itu 400 juta orang. Jadi kalau 8 juta ya itu tentu bisa berkontribusi 7 persen. Nah kalau 7 persen ya katakanlah, separuhnya 3 persen, ini akan mampu mengungkit pertumbuhan ekonomi sesuai dengan target yang diharapkan Pemerintah," jelasnya.
Baca Juga: Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD
Berita Terkait
-
Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Pemerintah Mau Guyur Dana USD 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Penerimaan Pajak 2025 Tekor Rp271,7 Triliun
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
-
Perempuan Lentera Kehidupan Hadir dalam 12 Potret Terbaik dari Jurnalis Nasional di MRT Bundaran HI
-
Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD
-
Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh
-
Pelni Logistics Bidik Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas Capai 56.482 TEUs di 2026
-
Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Langkah Trump Berdampak ke Harga Perak, Potensi Geger Geopolitik Masih Ada
-
Sempat Tembus 9.100, IHSG Berakhir di Level 9.075
-
Air Bersih Kembali Mengalir di Aceh Tamiang, Sumur Bor Kementerian PU Mulai Dimanfaatkan Warga