- Pemerintah berencana mengembangkan ekosistem semikonduktor Indonesia setelah disetujui Presiden Prabowo Subianto.
- Indonesia akan bekerja sama dengan perusahaan Inggris, ARM Holdings, serta mengalokasikan dana awal 125 juta USD.
- Pengembangan ini strategis sebab semikonduktor sangat vital bagi industri elektronik, otomotif, IoT, dan pusat data.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kalau Pemerintah berencana untuk mengembangkan ekosistem semikonduktor.
Menko Perekonomian menyebut kalau rencana ini sudah disetujui Presiden RI Prabowo Subianto. Rencananya, Indonesia bakal menggandeng ARM Holdings selaku perusahaan asal Inggris, serta menyiapkan dana 125 juta USD.
"Kita nanti InsyaAllah kita akan bangun dengan Inggris untuk ekosistem semikonduktor Indonesia, yang juga forward looking. Kemarin Pak Presiden menyiapkan 125 juta USD untuk bekerja sama dengan ARMs Inggris, dan itu bisa ditingkatkan sampai lebih dari sana," kata Airlangga di Menara Kadin, Jakarta, dikutip Kamis (15/1/2026).
Ia menilai kalau semikonduktor ini penting digunakan untuk industri. Komponen itu banyak dipakai untuk elektronik, otomotif, Internet of Things (IoT), hingga data center atau pusat data.
Airlangga bercerita kalau ARM sebelumnya sudah lebih dulu membuat peta jalan (roadmap) di Malaysia. Nantinya Indonesia juga siap dibantu, meskipun sudah ketinggalan.
"Ini namanya catching up game. Kita catching up terhadap market yang kita punya besar," lanjutnya.
Airlangga berandai kalau di masa depan, satu rumah minimal ada empat atau lima barang yang menggunakan semikonduktor. Entah itu televisi, gadget, atau otomotif.
"Jadi semikonduktor itu sangat strategis," jelasnya.
Baca Juga: Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
Berita Terkait
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Hasil Chelsea vs Arsenal: Meriam London Menang Tipis 3-2 di Semifinal Piala Liga Inggris
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Pemerintah Mau Guyur Dana USD 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Prediksi Semifinal Piala Liga Inggris Chelsea vs Arsenal: Rekor Buruk The Blues di Kandang Sendiri
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik
-
OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta
-
Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed
-
Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI