- Pemerintah mengalokasikan dana Rp6 miliar untuk menjaga keberlanjutan industri padat karya, khususnya tekstil.
- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya industri padat karya sebagai penyerap tenaga kerja nasional.
- Dukungan ini bertujuan agar industri tekstil dan alas kaki tetap kompetitif dari sisi teknologi dan investasi.
Suara.com - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar USD 6 miliar untuk menjaga keberlangsungan industri padat karya, khususnya di bidang tekstil. Industri ini disebut merupakan salah satu penyerap tenaga kerja di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut industri padat karya tetap menjadi pilar penting dalam struktur ekonomi nasional.
Ia menilai transformasi ekonomi harus berjalan seimbang. Penguatan industri berbasis modal dan teknologi harus dibarengi dengan perlindungan terhadap industri yang menjadi sandaran utama tenaga kerja nasional.
"Apa yang menjadi harapan Bapak Presiden bahwa kita punya wilayah yang sangat kompetitif," ujar Airlangga kepada wartawan, dikutip Rabu (14/1/2026).
Ia menyebut Prabowo menaruh perhatian khusus terhadap industri berbasis tenaga kerja karena kontribusinya terhadap lapangan pekerjaan sangat besar. Oleh sebab itu, pemerintah menyiapkan dukungan fiskal dan kebijakan khusus.
"Bapak Presiden menyiapkan bahwa untuk mempertahankan yang labor intensive base pemerintah akan menyiapkan dana sekitar Rp6 miliar itu," katanya.
Dukungan tersebut, lanjut Airlangga, ditujukan agar industri padat karya tetap mampu bersaing dari sisi teknologi dan investasi. Pemerintah ingin sektor ini tidak tertinggal dalam proses modernisasi.
"Untuk menjaga agar teknologinya tetap bersaing dan investment-nya tetap berjalan terutama untuk tekstil, produk tekstil," imbuhnya.
Airlangga menjelaskan industri tekstil dan alas kaki merupakan contoh sektor padat karya yang memiliki nilai strategis tinggi. Selain menyerap tenaga kerja besar, sektor ini juga memiliki pasar global yang luas.
Baca Juga: Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
"Karena itu mempekerjakan 5 juta tenaga kerja," ucap Airlangga.
Ia menambahkan, potensi penyerapan tenaga kerja di sektor ini masih sangat besar jika dikelola dengan baik. Pemerintah memperkirakan jumlah pekerja bisa terus meningkat.
"Yang tetap punya potensi naik sampai 7 juta tenaga kerja," bebernya.
Menurut Airlangga, kebutuhan sandang bersifat universal dan tidak akan hilang. Hal ini membuat industri tekstil dan alas kaki memiliki ketahanan jangka panjang.
"Karena dunia isinya 8 miliar orang dan dari 8 miliar orang semuanya pakai baju," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
-
Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?
-
Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini
-
Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi
-
Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik