- Bupati Pati, Sudewo (SDW), ditangkap KPK melalui OTT pada Senin, 19 Januari 2026, memicu sorotan publik.
- Total harta bersih Sudewo per April 2025 tercatat Rp31,51 miliar, didominasi kepemilikan 31 properti strategis.
- Kekayaan Sudewo diselidiki karena kontras dengan kondisi ekonomi Pati dan terkait radar suap DJKA Kemenhub.
Suara.com - Penangkapan Bupati Pati, Sudewo (SDW), dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/1/2026) memicu rasa penasaran publik terhadap pundi-pundi kekayaannya.
Sebagai pejabat yang sering menuai kontroversi, harta kekayaan Sudewo tercatat mengalami peningkatan signifikan sebelum akhirnya berurusan dengan hukum.
Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan ke KPK pada 11 April 2025—tepat setelah dirinya resmi menjabat sebagai bupati—total nilai kekayaan bersih Sudewo menembus angka Rp31.519.711.746.
Angka ini memperlihatkan pertumbuhan harta sekitar Rp1,3 miliar dalam kurun waktu satu tahun, jika dibandingkan dengan laporan per 3 Mei 2024 yang saat itu berada di posisi Rp30,2 miliar.
LHKPN Sudewo
Berdasarkan penelusuran dari situs e-LHKPN KPK, komposisi harta Sudewo didominasi oleh investasi di sektor properti. Berikut adalah rincian aset yang dimiliki oleh sang Bupati:
Tanah dan Bangunan (Total Rp17,03 miliar): Sudewo tercatat memiliki 31 bidang tanah dan bangunan. Aset properti ini tidak hanya terkonsentrasi di Kabupaten Pati, tetapi tersebar luas di kota-kota strategis lainnya seperti Surakarta (Solo), Yogyakarta, Bogor, Depok, Pacitan, hingga Tuban. Salah satu aset terbesarnya di Pati memiliki luas lahan mencapai 1.524 m².
Alat Transportasi dan Mesin (Total Rp6,33 miliar): Di garasinya, Sudewo menyimpan deretan kendaraan mewah. Salah satu yang paling mencolok adalah unit BMW X5 keluaran tahun 2023 dengan nilai yang sangat fantastis. Selain itu, terdapat Toyota Innova 2013 dan beberapa unit kendaraan lainnya yang sering menjadi buah bibir masyarakat setempat.
Surat Berharga: Senilai Rp5,39 miliar dalam bentuk instrumen keuangan seperti saham atau obligasi.
Baca Juga: KPK OTT Ketiga Tahun Ini di Pati, Bupati Sudewo Ikut Diciduk
Kas dan Setara Kas: Mencapai Rp1,96 miliar yang tersimpan dalam bentuk tunai maupun deposito.
Harta Bergerak Lainnya: Senilai Rp795 juta berupa koleksi logam mulia atau barang berharga pribadi lainnya.
Satu hal yang cukup mencolok adalah dalam laporannya, Sudewo mengklaim tidak memiliki hutang sama sekali. Dengan demikian, seluruh aset yang ia miliki merupakan kekayaan bersih tanpa tanggapan kewajiban finansial.
Kontras dengan Kondisi Ekonomi Daerah
Gaya hidup dan total kekayaan Sudewo yang mencapai puluhan miliar rupiah ini kerap dipandang kontras dengan kondisi ekonomi konstituennya di Kabupaten Pati, yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan pelaku UMKM.
Meskipun Sudewo berkilah bahwa kekayaannya murni hasil dari bisnis properti dan usaha pribadinya sebelum terjun ke dunia politik, OTT hari ini membuka babak baru dalam penyelidikan asal-usul hartanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100
-
Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara