Bisnis / Keuangan
Selasa, 20 Januari 2026 | 17:12 WIB
Ilustrasi konser. (Freepik/bedneyimages)
Baca 10 detik
  • PT IRSX sukses meraih pendapatan besar dari konser hybrid Brian McKnight yang dihadiri 1.300 penonton offline dan 48.000 online.
  • Model konser hybrid ini memungkinkan monetisasi berlapis dari tiket fisik, tiket digital berbayar, dan dukungan sponsor acara.
  • IRSX berencana mereplikasi strategi ini, ditunjukkan dengan rencana konser internasional Westlife di Surabaya pada Februari 2026.

Suara.com - PT Folago Global Nusantara Tbk. (IRSX), emiten sektor hiburan meraup pendapatan miliaran rupiah dari konser hybrid. Setidaknya konser hybrid yang diselenggarakan perseroan, yaitu Brian McKnight di Balai Sarbini, Jakarta.

Konser tersebut itu terjual habis dengan kehadiran lebih dari 1.300 penonton secara offline. Di saat yang sama, konser ini juga menjangkau sekitar 48.000 penonton online melalui TikTok Live.

Skema ini memungkinkan IRSX mengunci monetisasi berlapis, mulai dari penjualan tiket fisik, paid digital ticketing, hingga dukungan sponsor dalam satu eksekusi acara.

Direktur Utama Folago, Subioto Jingga, menyebut capaian konser Brian McKnight sebagai validasi strategi hybrid yang dijalankan perseroan.

Ilustrasi konser musik (Freepik)

"Kami membuktikan konser internasional dapat dimonetisasi secara efektif melalui model hybrid. Ke depan, kami akan memperluas skala dan konsistensi konser dengan peningkatan kualitas produksi, distribusi digital, serta kolaborasi sponsor," ujarnya seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Selasa (20/1/2026).

Bagi investor, capaian ini menegaskan transformasi konser dari sekadar event satu kali menjadi produk pendapatan yang lebih terukur dan scalable.

Distribusi digital membuat jangkauan audiens tidak lagi dibatasi kapasitas venue fisik, sekaligus membuka peluang optimalisasi margin.

Model konser hybrid dinilai memberikan visibilitas pendapatan yang lebih baik dan dapat direplikasi untuk konser-konser berikutnya. Dengan basis digital, IRSX tidak sepenuhnya bergantung pada keterbatasan lokasi, sehingga risiko bisnis dapat ditekan.

Sebagai kelanjutan dari pipeline bisnis tersebut, Folago Pro juga telah menyiapkan konser artis internasional Westlife yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026 di Surabaya.

Baca Juga: Perkuat Investasi Bisnis Indonesia-Korea, KB Bank Gelar 2026 Indonesian Day Business Forum di Seoul

Agenda ini memperkuat sinyal bahwa IRSX tengah membangun portofolio konser internasional secara berkelanjutan, bukan berhenti pada satu acara.

Dari sisi eksekusi, konser diposisikan sebagai pipeline bisnis jangka panjang. Integrasi offline dan online memungkinkan penjualan tiket digital dengan harga lebih terjangkau, memperluas basis audiens nasional, sekaligus meningkatkan daya tarik sponsor melalui eksposur lintas platform.

Pendekatan ini juga dinilai mampu menekan risiko kapasitas dan mempercepat titik impas melalui volume penonton digital.

Ke depan, perseroan menargetkan inovasi berkelanjutan melalui penguatan paid digital ticketing, ekspansi platform live streaming, serta kurasi artis yang relevan dengan audiens digital nasional maupun internasional.

Strategi ini diarahkan untuk menciptakan pendapatan berulang (recurring revenue) dan memperkuat posisi IRSX sebagai emiten hiburan dengan model monetisasi hybrid yang terukur dan scalable.

Load More