Bisnis / Keuangan
Rabu, 21 Januari 2026 | 19:36 WIB
Syifa [Ist]

Suara.com - Dunia maya tengah dihebohkan oleh profil seorang perempuan muda bernama Syifa.

Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tangerang, Banten ini mendadak menjadi pusat perhatian setelah resmi bergabung dengan Army National Guard (Garda Nasional) Amerika Serikat.

Penampilan Syifa yang mengenakan hijab dipadukan dengan seragam loreng bertuliskan "U.S. Army" menjadi daya tarik tersendiri bagi warganet tanah air.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang WNI bisa masuk ke dalam jajaran militer Amerika Serikat.

Status Green Card Sebagai Pintu Masuk

Meski masih memegang paspor Indonesia, Syifa memenuhi kualifikasi hukum untuk mendaftar militer AS karena statusnya sebagai pemegang Green Card atau Permanent Resident. 

Perlu dipahami bahwa syarat utama untuk menjadi prajurit militer Amerika tidak mewajibkan status kewarganegaraan AS sejak awal. Seseorang minimal harus memiliki izin tinggal tetap yang sah. 

Apa itu Garda Nasional (National Guard)?

Garda Nasional merupakan komponen cadangan militer Amerika Serikat yang direkrut dan dikelola oleh masing-masing negara bagian (seperti unit Maryland tempat Syifa bertugas).

Baca Juga: Siapa Ade Chaerunisa? Viral Petantang-petenteng Pamer Punya 3 Surat Tanah

Meski berada di bawah kendali gubernur negara bagian untuk urusan lokal, satuan ini dapat dikerahkan ke level nasional oleh Presiden apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat atau misi luar negeri.

Gaji Tentara Amerika Serikat (Data Per Januari 2026)

Sistem pengupahan US Army diatur secara ketat berdasarkan pangkat (rank) dan masa pengabdian. Sebagai prajurit pemula di kategori Enlisted (E), Syifa menerima pembayaran penuh selama masa pelatihan.

Berdasarkan data terbaru per 20 Januari 2026, rata-rata penghasilan tahunan anggota Garda Nasional mencapai USD 35.072 atau setara dengan Rp605 juta (asumsi kurs saat ini). Berikut adalah rincian pendapatannya:

  • Bulanan: USD 2.922 (sekitar Rp49,5 juta).
  • Mingguan: USD 674 (sekitar Rp11,4 juta).
  • Per Jam: USD 16,86 (sekitar Rp285 ribu).

Angka tersebut merupakan gaji dasar yang dapat melonjak hingga USD 45.000 per tahun bagi prajurit dengan kualifikasi tinggi.

Faktor penentu kenaikan gaji meliputi spesialisasi pekerjaan (Military Occupational Specialty), lokasi penempatan, dan pengalaman di lapangan.

Load More