- Pluang meluncurkan fitur Short Options, menjadikan aplikasi tersebut komprehensif untuk instrumen Saham Amerika Serikat.
- Fitur baru ini hadir merespons pertumbuhan pesat volume transaksi pasar options Amerika Serikat dalam lima tahun terakhir.
- Investor Indonesia kini dapat mengakses strategi options global untuk mengoptimalkan pendapatan dari saham teknologi besar.
Suara.com - Pluang resmi meluncurkan fitur Short Options alias jual kontrak options. Hadirnya fitur ini membuatnya sebagai aplikasi trading paling komprehensif untuk instrumen Saham Amerika Serikat.
Kehadiran fitur ini sejalan dengan pertumbuhan pesat pasar options AS dalam lima tahun terakhir, jauh melampaui pertumbuhan pasar saham. Data OCC menyatakan bahwa volume transaksi 2025 mencapai 15,2 miliar kontrak.
Sementara Cboe menyoroti bahwa 2025 berada dalam tren rekor untuk aktivitas options. Kondisi ini memperlihatkan options makin menjadi instrumen utama bagi trader berpengalaman untuk strategi income maupun manajemen risiko.
Director of Marketing & Commercial Pluang, Andreas Agung Hendrawan menyatakan kalau tren global tersebut membuat Pluang menghadirkan Short Options sebagai solusi bagi investor untuk mengoptimalkan potensi pendapatan portofolio secara lebih strategis.
"Kami memahami bahwa trader Indonesia membutuhkan platform dengan perangkat canggih, manajemen risiko yang terstruktur, serta akses ke strategi global dalam ekosistem multi-asset pro workflow. Melalui peluncuran fitur short options, Pluang mempertegas komitmennya sebagai aplikasi investasi terdepan yang terus berinovasi untuk memaksimalkan potensi keuntungan pengguna," katanya dalam siaran pers, Jumat (23/1/2026).
Dengan Short Options ini, investor dan trader di Indonesia kini membuka akses ke strategi options yang umum digunakan di pasar global untuk melakukan options trading tingkat lanjut pada saham-saham raksasa teknologi seperti Nvidia (NVDA), Tesla (TSLA), dan Alphabet (GOOG).
Apa itu Short Options?
Options adalah kontrak derivatif yang memberikan investor hak untuk membeli (call) atau menjual (put) aset dasar pada harga yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu. Dalam options trading, terdapat dua peran utama: pembeli kontrak (long) dan penjual kontrak (short).
Short Options adalah strategi di mana kamu bertindak sebagai penjual kontrak Options pada saham seperti NVDA, AAPL, atau GOOG.
Misalnya, kamu memiliki 100 saham AAPL. Kamu menjual kontrak yang memberi hak kepada investor lain untuk membeli saham AAPL milikmu di harga tertentu. Sebagai imbalannya, kamu langsung menerima premi, yang tetap menjadi milikmu baik saham tersebut dibeli atau tidak.
Baca Juga: Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Fraud Triliunan Rupiah
Dengan strategi short options, investor dapat mengoptimalkan potensi penghasilan dari portofolio saham yang sudah dimiliki, tanpa harus menunggu harga saham melonjak.
Berita Terkait
-
Donald Trump Kembali Bersikeras Akuisisi Greenland di Davos
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
-
CBDK Catat Kapitalisasi Pasar Rp44 Triliun di Tengah Ekspansi Infrastruktur
-
Ekonomi Masih Berfluktuasi, Kota Mandiri Jadi Magnet Investasi dan Aktivitas Baru
-
IHSG Dibuka Menguat Tapi Langsung Merosot ke Level 8.974 di Jumat Pagi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!