- Kementerian PU memulai pembangunan Huntara 2 di Aceh Tamiang untuk percepatan pemulihan pascabencana sesuai arahan Presiden.
- Huntara 2 di Karang Baru akan menampung 156 KK, dilengkapi 13 blok dan fasilitas sanitasi memadai di lahan 13.248 meter persegi.
- Pembangunan ditargetkan rampung sebelum Ramadan, menggunakan material peredam panas guna menjamin kenyamanan istirahat warga terdampak.
Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melanjutkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana dengan memulai pembangunan Huntara 2 di Kabupaten Aceh Tamiang.
Pembangunan huntara tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan pascabencana agar masyarakat segera menempati tempat tinggal yang lebih layak.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan percepatan pembangunan Huntara 2 dilakukan agar warga tidak lagi bertahan di tenda pengungsian. Dody menyebut langkah itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Yang terpenting masyarakat bisa masuk ke rumah, keluar dari tenda. Kita dorong percepatan pembangunan hunian-hunian sementara di beberapa tempat, agar warga bisa beribadah Ramadan dengan lebih aman dan tenang,” kata Dody dalam keterangannya, dikutip Minggu (25/1/2025).
Kementerian PU membangun Huntara 2 dengan konsep hunian sementara modular di Karang Baru, Aceh Tamiang. Pemerintah menyiapkan lahan seluas 13.248 meter persegi untuk pembangunan tersebut.
Pembangunan Huntara 2 memiliki total luas bangunan 3.780 meter persegi. Kementerian PU membangun 13 blok hunian dan satu mushola untuk mendukung kebutuhan warga.
Huntara 2 diperuntukkan bagi 156 kepala keluarga atau sekitar 624 jiwa. Kementerian PU juga menyiapkan fasilitas sanitasi berupa 78 unit toilet dan 78 unit kamar mandi untuk menjaga kesehatan lingkungan.
Kementerian PU melengkapi setiap unit Huntara 2 dengan atap berlapis aluminium foil. Lapisan itu berfungsi meredam panas dan memantulkan radiasi matahari agar suhu di dalam hunian tetap sejuk, terutama pada siang hari.
Kementerian PU memasang aluminium foil sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi iklim dan kenyamanan warga. Pemerintah menilai hunian yang lebih sejuk dapat membantu warga beristirahat dengan lebih baik setelah tinggal di tenda pengungsian.
Baca Juga: Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
Kementerian PU menargetkan pembangunan Huntara 2 selesai sebelum Ramadan. Pemerintah juga menyiapkan opsi penyelesaian paling lambat pada pertengahan Februari 2026.
Kementerian PU memilih lokasi Huntara 2 di tengah Kota Kabupaten Aceh Tamiang. Pemerintah menilai lokasi tersebut lebih tertata dan dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah untuk menunjang aktivitas warga selama masa transisi.
Selain Aceh Tamiang, Kementerian PU juga mempercepat penanganan di wilayah terdampak lainnya di Aceh. Kementerian PU mencatat progres pembangunan di Bener Meriah telah mencapai 5,32 persen, sementara di Pidie Jaya dan Aceh Utara masih dilakukan survei lokasi sebagai tahap awal pembangunan huntara.
Berita Terkait
-
Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
-
Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang
-
Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Sudah Kembali Beroperasi
-
Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur
-
Kasatgas Tito Lepas Taruna Akpol, Akmil, Unhan Bantu Percepatan Penanganan Pascabencana Aceh Tamiang
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron