7. Bernard Arnault
Satu-satunya wakil dari industri barang mewah di posisi tujuh besar, Bernard Arnault memiliki kekayaan 193,7 miliar dollar AS (sekitar Rp3.235 triliun). Ia memimpin LVMH, kerajaan bisnis yang membawahi merek ikonik seperti Louis Vuitton, Dior, dan Tiffany & Co.
8. Jensen Huang
Sosok di balik kesuksesan Nvidia ini berada di peringkat kedelapan dengan kekayaan 163,9 miliar dollar AS (sekitar Rp2.737 triliun).
Sebagai penyedia utama cip semikonduktor untuk teknologi AI, Nvidia mengalami pertumbuhan valuasi yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.
9. Warren Buffett
Investor legendaris yang dikenal sebagai "Oracle of Omaha" ini mengantongi kekayaan 149 miliar dollar AS (sekitar Rp2.491 triliun). Melalui Berkshire Hathaway, Buffett tetap menjadi panutan investasi dengan portofolio saham di berbagai perusahaan raksasa dunia.
10. Steve Ballmer
Posisi kesepuluh ditempati oleh mantan CEO Microsoft, Steve Ballmer, dengan total kekayaan 147 miliar dollar AS. Meskipun kekayaannya sempat terkoreksi turun sekitar 2 miliar dollar AS dibanding bulan lalu, ia tetap menjadi salah satu individu paling berpengaruh.
Forbes menggunakan metodologi Real-Time Billionaires untuk memantau kekayaan ini. Nilai saham publik diperbarui setiap 5 menit selama pasar saham dibuka. Hal ini menjelaskan mengapa posisi mereka bisa bergeser dalam waktu singkat akibat fluktuasi pasar global dan kinerja perusahaan masing-masing.
Baca Juga: Cara Berlangganan Starlink Milik Elon Musk, Tak Perlu Pakai Pulsa!
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya