Bisnis / Keuangan
Senin, 26 Januari 2026 | 15:47 WIB
Sebanyak 2 persen saham Telkomsel di GoTo menjadi batu sandungan untuk rencana akuisisi oleh Grab. [Dok GoTo]
Baca 10 detik
  • Rencana akuisisi GoTo oleh Grab terhambat karena Telkomsel enggan menjual saham sekitar 2 persen miliknya.
  • Telkomsel khawatir mengalami kerugian hukum sebab harga jual saham saat ini jauh di bawah harga beli 2020 - 2021.
  • KPPU belum menerima notifikasi resmi merger, namun akan meningkatkan pengawasan pascatransaksi jika terjadi.

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut proses penggabungan atau merger antara GoTo dan Grab masih berjalan.

"Masih berjalan itu," ujar Rosan di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Diketahui, Danantara Indonesia menyebutkan pihaknya mengikuti arahan dan masukan pemerintah soal keterlibatan dalam penggabungan antara GoTo dan Grab.

Load More