- PT PP Properti Tbk (PPRO) mengubah fokus bisnis menjadi mitra jangka panjang konsumen melalui program PPrize.
- Puncak program PPrize, pengundian hadiah mobil listrik, dilaksanakan pada 23 Januari 2026 di Depok.
- Transformasi PPRO ini merefleksikan penekanan pada nilai keberlanjutan dan visi masa depan dalam properti.
Suara.com - PT PP Properti Tbk. (PPRO) mengubah pendekatan bisnisnya di tengah dinamika industri properti. Tak lagi sekadar menjual hunian, PPRO kini menempatkan konsumen sebagai mitra jangka panjang dengan menghadirkan pengalaman dan nilai tambah yang berkelanjutan.
Pendekatan tersebut tercermin dalam penyelenggaraan program Super Sensational PPrize, yang puncaknya ditandai dengan pengundian hadiah utama berupa mobil listrik BYD Seal dan BYD M6 pada Jumat (23/1/2026) di Evenciio Apartment, Margonda, Depok.
Program ini menjadi bagian dari transformasi PPRO dalam membangun hubungan dengan konsumennya.
Melalui program tersebut, PPRO memberikan kesempatan kepada konsumen yang membeli unit properti sepanjang 2025 untuk mendapatkan apresiasi lebih dari sekadar kepemilikan hunian.
Pemilihan kendaraan listrik sebagai hadiah utama dinilai merepresentasikan nilai keberlanjutan dan visi masa depan yang ingin dibangun bersama konsumen.
Direktur Komersial PPRO, Daniel Moeis, undian ini sebagai strategi korporasi yang menempatkan konsumen sebagai pusat dari setiap inovasi perusahaan.
"PPRO terus bertransformasi, tidak hanya dalam pengembangan produk properti, tetapi juga dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan," ujar Daniel seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, di tengah persaingan industri properti yang semakin ketat, konsumen kini tidak hanya mencari hunian, tetapi juga nilai, visi, dan keberlanjutan yang melekat pada produk yang ditawarkan.
"Saat ini, konsumen tidak hanya mencari hunian, tetapi juga nilai, visi, dan keberlanjutan. Dengan menghadirkan program Super Sensational PPrize, PPRO ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar transaksi, melainkan sebuah perjalanan bersama menuju masa depan yang lebih baik," imbuh Daniel.
Baca Juga: PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional
Momentum pengundian tersebut juga menjadi simbol arah transformasi PPRO menuju pengembangan properti yang selaras dengan isu keberlanjutan global. Bagi PPRO, keberlanjutan bukan sekadar tren, melainkan fondasi utama dalam pengembangan bisnis jangka panjang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun
-
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
-
Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik
-
Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang