Sementara itu, pada indeks IDX80, dinamika juga terasa dengan masuknya BREN, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Mereka menggantikan posisi AVIA, LSIP, dan PNBN yang harus terdepak dari daftar 80 saham paling likuid tersebut.
Syarat Masuk Indeks LQ45 dan IDX30
Banyak investor bertanya-tanya, apa sebenarnya yang membuat sebuah saham bisa masuk ke dalam indeks elit seperti LQ45 atau IDX30? BEI memiliki kriteria yang sangat ketat dan berlapis, di antaranya:
- Likuiditas Transaksi: Ini adalah syarat utama. Sebuah saham harus masuk dalam daftar saham dengan nilai transaksi tertinggi di pasar reguler selama periode pengamatan (biasanya 12 bulan terakhir).
- Kapitalisasi Pasar (Market Cap): Saham tersebut harus memiliki nilai pasar yang besar. Untuk LQ45, biasanya dilihat dari rata-rata kapitalisasi pasar dalam setahun terakhir.
- Kondisi Keuangan dan Prospek Pertumbuhan: BEI tidak hanya melihat angka perdagangan, tetapi juga kesehatan laporan keuangan perusahaan. Perusahaan dengan catatan hukum yang buruk atau laporan keuangan yang bermasalah biasanya akan sulit menembus indeks ini.
- Rasio Free Float: Porsi saham yang dimiliki publik (bukan pengendali) harus mencukupi sesuai ketentuan bursa agar perdagangan di pasar tetap wajar dan tidak mudah dimanipulasi.
Untuk diketahui, BEI melakukan evaluasi ini agar indeks tetap relevan. Jika sebuah saham kinerjanya meredup, transaksi hariannya sepi, atau kapitalisasi pasarnya menyusut, maka saham tersebut harus "didepak" dan diganti dengan emiten lain yang lebih aktif dan bernilai tinggi.
Hal ini bertujuan untuk melindungi integritas indeks sebagai acuan investasi yang kredibel.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sanitasi bagi Ratusan Keluarga di Buleleng
-
Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro
-
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR
-
Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional
-
Tiga Jet Rafale Tiba di Indonesia, Nilainya Lebih dari Rp 5 Triliun
-
Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas
-
ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama
-
Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026
-
Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana