- PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) mengklarifikasi volatilitas transaksi sahamnya kepada BEI Januari 2026.
- Sim Antony adalah pemegang saham perorangan terbesar ZINC dengan kepemilikan 14,42% per September 2023.
- Manajemen ZINC menegaskan tidak ada informasi material atau rencana aksi korporasi signifikan dalam waktu dekat.
Suara.com - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC), emiten pertambangan yang fokus pada komoditas bijih besi, seng, dan timbal di Kalimantan Tengah, belakangan ini menarik perhatian pelaku pasar modal.
Selain karena struktur kepemilikannya yang didominasi oleh investor individu, perusahaan ini juga baru saja memberikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi sahamnya di awal tahun 2026.
Profil Sim Antony: Sosok Kunci dan Pemegang Saham Terbesar
Di balik operasional ZINC, nama Sim Antony muncul sebagai pemegang saham perorangan terbesar. Sebagai Presiden Komisaris, ia memiliki peran ganda baik dalam pengawasan maupun sebagai pengendali perusahaan.
Berikut adalah poin krusial mengenai profil Sim Antony:
- Kepemilikan Saham: Per September 2023, Sim Antony menggenggam sekitar 14,42% saham ZINC, memosisikannya sebagai pemegang saham utama di atas investor individu lainnya.
- Rekam Jejak: Lulusan SMAN 1 Pematang Siantar tahun 1984 ini bukanlah orang baru di jajaran manajemen. Sebelum menjabat sebagai Komisaris Utama, ia merupakan Direktur Utama ZINC selama hampir satu dekade (2005–2014).
- Peran Strategis: Di bawah kendalinya, ZINC berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017 dan terus mengembangkan penambangan mineral logam dasar seperti galena, seng, dan timbal.
ZINC dikelola oleh kombinasi manajemen berpengalaman dan kelompok investor individu yang memiliki porsi saham signifikan. Hingga periode 2022-2023, komposisi pemegang saham utama ZINC adalah sebagai berikut:
- Sim Antony: 14,42% (Komisaris Utama)
- Kioe Nata: 12,33% (Komisaris)
- Budi Mulio Utomo: 10,15%
- PT Sarana Inti Selaras: 9,78%
- Haroen Soedjatmiko & William: Masing-masing di atas 9%
- Masyarakat (Publik): 34,28%
Di jajaran direksi, perusahaan saat ini dipimpin oleh Harjanto Widjaja sebagai Presiden Direktur, didampingi oleh Evelyne Kioe, Hendra Susanto William, dan Padli Noor.
Saham ini sendiri mencuri perhatian pasar setelah adanya kabar ZINC menemukan mineralisasi emas.
Terkait hal ini, manajemen merespons surat permintaan penjelasan dari BEI nomor S-00802/BEI.PP3/01-2026 tertanggal Januari 2026, manajemen ZINC secara resmi memberikan klarifikasi terkait aktivitas transaksi saham yang dinamis.
Baca Juga: ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750
Direktur ZINC, Hendra Susanto William, menegaskan bahwa perusahaan tidak mengetahui adanya informasi material atau fakta penting yang belum diungkapkan ke publik.
Manajemen juga memastikan tidak ada pergerakan kepemilikan saham yang melanggar ketentuan atau bersifat anomali di luar sepengetahuan perusahaan.
"Hingga saat ini belum ada rencana pemegang saham pengendali dan utama terkait dengan kepemilikan sahamnya di Perseroan," ujar Hendra dalam keterbukaan informasi pada 25 Januari 2026.
Terkait strategi bisnis ke depan, manajemen ZINC menyatakan bahwa dalam jangka pendek, setidaknya dalam tiga bulan ke depan, perusahaan belum memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi besar yang dapat memengaruhi pencatatan saham di Bursa.
Perusahaan tetap fokus pada kegiatan operasional pertambangan guna menjaga stabilitas nilai bagi para pemegang saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api
-
Profil Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Viral Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030