- Kemenperin terus mendorong penguatan struktur industri logam nasional guna menopang pertumbuhan ekonomi.
- Menperin Agus Gumiwang menilai industri baja memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.
- Kemenperin mencatat, dalam lima tahun terakhir produksi baja nasional melonjak hampir 98,5 persen dibandingkan 2019 yang masih berada di level 8,5 juta ton.
Ia menyebut PT Tata Metal Lestari saat ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga telah mengekspor produk baja lapis ke 25 negara, termasuk Amerika Serikat dan Eropa yang memiliki standar kualitas tinggi.
“Pembangunan CGL 2 ini merupakan bagian dari peta jalan kami untuk mencapai kapasitas terpasang hingga 2,5 juta ton baja lapis secara bertahap hingga 10 tahun ke depan, sekaligus mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan menghadirkan produk Made in Indonesia berstandar global,” katanya.
Fasilitas CGL 2 nantinya memiliki kapasitas produksi 250 ribu ton baja lapis per tahun. Kapasitas ini akan melengkapi produksi CGL 1 di Cikarang, Bekasi, yang saat ini mampu menghasilkan sekitar 500 ribu ton baja lapis per tahun.
Dalam pengembangan fasilitas tersebut, PT Tata Metal Lestari menggandeng Tenova, perusahaan teknologi asal Italia, untuk memastikan penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.
“Investasi ini juga menjadi bukti keseriusan kami dalam mendukung transformasi menuju industri hijau dan target net-zero emission, melalui efisiensi energi dan optimalisasi proses produksi,” tambah Stephanus.
Selain memperkuat ketahanan industri nasional, kehadiran CGL 2 di Purwakarta diharapkan memberi dampak berganda bagi daerah. Proyek ini merupakan bagian dari komitmen investasi lanjutan senilai Rp1,5 triliun yang diproyeksikan menyerap sekitar 350 tenaga kerja baru.
“Proyek kami ini merupakan line yang pertama di South East Asia yang menggunakan teknologi pelapisan zinc magnesium dan zinc aluminium magnesium, sehingga dapat meningkatkan umur penggunaan baja hingga empat kali,” pungkas Stephanus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
Jembatan Energi Jawa Hampir Tersambung: Proyek Cisem II Rampung Maret 2026
-
Nuklir Jadi Prioritas Pemerintah, Bahlil Lahadalia Pimpin Dewan Energi Nasional
-
Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Ini Struktur DEN Terbaru
-
Digitalisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Kesehatan di Asia Tenggara
-
Dari Wamenkeu ke BI, Ini Bocoran Tugas dan Peran Thomas Djiwandono
-
Kronologi Thomas Djiwandono Masuk BI: Dari Bendahara Gerindra, Wamenkeu, hingga Deputi Gubernur
-
Beda dengan IHSG, Rupiah Justru Berjaya
-
Disentil MSCI, Saham Konglomerat Langsung Melarat
-
IHSG Terperosok 7,35 Persen, 787 Saham Merah