- IHSG berhasil rebound pada Jumat, 30 Januari 2026, dibuka menguat 0,98% setelah dua hari terpuruk akibat kebijakan MSCI.
- Hingga pukul 09.06 WIB, transaksi melibatkan 3,61 miliar saham senilai Rp 2,88 triliun, dengan mayoritas saham bergerak naik.
- Meskipun berpeluang *rebound* terbatas, tekanan jual asing signifikan menjadi risiko utama yang perlu diwaspadai pelaku pasar.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), akhirnya rebound di awal perdagangan, Jumat (30/1/2026), setelah terpuruk selama dua hari belakang karena kebijakan MSCI. IHSG dibuka menguat 0,98 persen ke level 8.308.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG terus melesat 1,57 persen ke level 8.361.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,61 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,88 triliun, serta frekuensi sebanyak 258.100 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 500 saham bergerak naik, sedangkan 122 saham mengalami penurunan, dan 336 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, NZIA, AHAP, ESTI, INOV, ERTX, ZTAT, AGAR, ESIP, LPCK, CITY, RDTX.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDO, NSSS, RMKE, INAI, MMIX, WAPO, AIMS, KIOS, UDNG, PACK, PLAN.
Proyeksi IHSG
IHSG masih berada dalam tekanan usai mengalami pelemahan tajam dan sempat memicu trading halt kedua sepanjang 2026. Meski demikian, peluang rebound terbatas mulai terbuka seiring respons regulator untuk menjaga stabilitas pasar.
Mengacu laporan riset BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan pasar global masih cenderung beragam. Di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,11 persen ke level 49.071.
Baca Juga: Danantara Respon Anjloknya Pasar Saham RI, Mau Guyur?
Sementara itu, S&P 500 melemah 0,13 persen ke posisi 6.969 dan Nasdaq terkoreksi cukup dalam sebesar 0,72 persen ke level 23.685.
Dari dalam negeri, IHSG pada perdagangan terakhir ditutup melemah 1,06 persen ke level 8.231. Sepanjang sesi, indeks sempat anjlok hingga menyentuh level terendah intraday di 7.481, yang memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt).
Tekanan pasar tercermin dari aksi jual bersih investor asing yang masih mencapai Rp5,11 triliun. Meski demikian, intensitas jual mulai menunjukkan tanda-tanda mereda setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan sejumlah langkah stabilisasi, menyusul kekhawatiran terhadap aspek investability MSCI di pasar Indonesia.
Secara teknikal, IHSG dinilai memiliki peluang untuk melakukan rebound terbatas. Resistance terdekat berada di area 8.400. Namun demikian, tekanan jual asing yang masih berlanjut menjadi faktor risiko utama yang patut dicermati pelaku pasar. Adapun area support terdekat berada di kisaran 7.956 hingga 8.000.
Untuk perdagangan jangka pendek, tim riset BRI Danareksa Sekurita merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati, yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026