- Menteri Keuangan optimistis IHSG akan pulih dalam tiga hari setelah BEI melakukan penghentian sementara perdagangan.
- Kelemahan IHSG dipicu kekhawatiran pasar atas pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).
- MSCI hanya meminta transparansi perhitungan indeks dan mencurigai adanya saham gorengan di pasar.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali pulih dalam tiga hari setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham dua hari berturut-turut.
Menkeu Purbaya menjelaskan kalau IHSG lemah karena adanya kekhawatiran di pasar saham setelah muncul pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), perusahaan riset yang menyediakan indeks dan data pasar saham global.
"Biasanya dua hari, 2,5 hari, dua hari tiga hari, habis itu sudah," kata Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Bendahara Negara menjelaskan kalau saat ini banyak orang yang masih belum mengerti soal penyebab pasar saham RI anjlok. Ia menilai kalau banyak kekhawatiran yang menganggap IHSG benar-benar hancur akibat MSCI.
Padahal, lanjut Purbaya, MSCI hanya memasukkan suatu indeks yang disebut MSCI Index. Saham Indonesia yang memang berkinerja bagus tak menutup kemungkinan bisa masuk ke daftar tersebut.
Sebaliknya, Purbaya mengatakan MSCI juga curiga dengan keberadaan saham gorengan. Makanya lembaga itu hanya meminta BEI transparan soal kondisi pasar saham.
"Ini kan MSCI masukin suatu indeks yang disebut MSCI Index. Saham itu bisa masuk apa nggak? Kalau bagus, bisa masuk. Tapi yang gorengannya terpaksa dimasukkan, tapi MSCI curiga, itu saham gorengan. Mereka minta lebih transparan saja ini penghitungannya," beber dia.
Purbaya tetap percaya diri kalau IHSG bisa tembus 10.000 di akhir tahun seperti yang sudah diucapkan sebelumnya. Ia menilai fondasi ekonomi Indonesia masih bagus.
"Kan akhir tahun kan? To the moon, jangan takut. Fondasi kita bagus. Kan saya Menteri Keuangannya," kata Purbaya.
Baca Juga: Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
"Optimis 10 ribu, enggak usah takut," jelasnya.
Berita Terkait
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru
-
Gegara MSCI, Kekayaan Taipan RI Ludes Rp 367 Triliun, Prajogo Pangestu Paling Banyak
-
Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi
-
OJK Naikkan Batas Free Float Saham ke 15 Persen, Ada Sanksi Untuk Pelanggar
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun