- IHSG menguat 1,18 persen mencapai 8.329 pada perdagangan sesi pertama Jumat, 30 Januari 2026 karena tekanan jual mereda.
- Regulator merespons ultimatum MSCI dengan rencana penerapan free float minimum 15 persen bagi semua emiten BEI.
- Pasar juga merespons positif pengunduran diri Direktur Utama BEI sebagai langkah menjaga stabilitas pasar modal nasional.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melaju di zona hijau pada perdagangan sesi pertama, Jumat, 30 Januari 2026. IHSG tercatat naik 96 poin atau 1,18 persen ke level 8.329.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya melihat, penguatan IHSG seiring meredanya tekanan jual setelah volatilitas ekstrem yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.
Selain itu Meredanya tekanan jual dinilai tidak lepas dari respons cepat regulator dalam menyikapi ultimatum MSCI.
Pilarmas Sekuritas Investindo mencatat, regulator berencana menerapkan ketentuan free float minimum sebesar 15 persen bagi seluruh emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), baik emiten baru maupun yang sudah tercatat.
Dalam jangka pendek, kebijakan ini dinilai berpotensi menekan saham-saham dengan free float rendah karena adanya kebutuhan pelepasan saham ke publik, yang dapat meningkatkan volatilitas dan menekan harga, khususnya pada emiten berkapitalisasi kecil atau dengan kepemilikan pengendali yang dominan.
Namun demikian, dalam jangka menengah hingga panjang, peningkatan free float dinilai berpotensi memperbaiki likuiditas pasar, mempersempit bid-ask spread, serta menciptakan pembentukan harga saham yang lebih mencerminkan mekanisme pasar yang sehat.
Di sisi lain, pasar juga merespons perkembangan terbaru terkait pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika yang terjadi di pasar, serta dinilai sebagai keputusan terbaik demi menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal nasional.
Pada perdagangan sesi pertama, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terdalam di sesi I meliputi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT NCKL Tbk.
Baca Juga: Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
Untuk rekomendasi saham, Pilarmas Sekuritas Investindo merekomendasikan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dengan status buy, dengan kisaran support di level 1.210 dan resistance di 1.390.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026
-
Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket
-
CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026
-
Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026
-
Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global
-
Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'
-
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen
-
Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah