- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi Dirut BEI Iman Rachman mundur pada Jumat, 30 Januari 2026.
- Purbaya menilai pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan fatal terkait laporan MSCI beberapa hari lalu.
- Kemenkeu sedang melakukan perbaikan internal dengan mengganti sekitar 70 pejabat di Direktorat Jenderal Pajak minggu depan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengomentari soal mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman pada hari ini, Jumat 30 Januari 2026.
Menkeu Purbaya beralasan kalau Dirut BEI mundur adalah bentuk tanggung jawabnya soal laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang diumumkan beberapa hari lalu. Bahkan ia menganggap kesalahannya sudah fatal.
"Saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang muncul di kita kemarin. Karena dia kan tidak mem-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan dia yang fatal di situ, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin," katanya di Kantor Danantara pada Jumat (30/1/2026).
Bendahara Negara mengatakan apabila pasar saham tidak cepat dievaluasi, maka masalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal berdampak ke hal lain. Padahal Purbaya mengklaim kalau sekarang dirinya sedang memperbaiki kondisi ekonomi RI.
"Kalau enggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain. Dianggapnya ekonominya enggak stabil. Padahal kan saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh," lanjutnya.
Ia bercerita kalau beberapa waktu lalu Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah mengganti pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tak hanya Bea Cukai, sekitar 70 petinggi Direktorat Jenderal Pajak juga bakal diganti minggu depan.
"Minggu depan mungkin sekitar 70 orang Pajak saya akan putar, yang ketahuan main-main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi. Jadi kita melakukan perbaikan yang sungguh-sungguh," jelasnya.
Lebih lanjut Purbaya menyebut momentum ini sebagai waktu yang tepat bagi investor untuk kembali mengakumulasi saham.
"Wah, ini sentimen positif. Buat yang ngerti, saatnya serok-serok," pungkasnya.
Baca Juga: Tekanan Jual Reda, IHSG Melesat 1,18% di Sesi I
Sebagaimana diketahui, IHSG sempat mengalami trading halt hingga dua kali pada Rabu (28/1) menyusul rilis laporan MSCI.
Pada perdagangan Jumat (30/1) pagi, IHSG terpantau menguat signifikan. Indeks dibuka melonjak 1,06% ke level 8.319,15.
Tag
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Reda, IHSG Melesat 1,18% di Sesi I
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
IHSG Anjlok Dua Hari, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri
-
Pemerintah Desak Demutualisasi BEI Disegerakan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026
-
Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026
-
Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global
-
Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'
-
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen
-
Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah
-
Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun