Suara.com - Nama Peter Sondakh identik dengan ketangguhan dalam dunia investasi dan diversifikasi usaha di Indonesia.
Sebagai pendiri sekaligus pemilik Rajawali Corpora, ia telah membangun sebuah konglomerasi raksasa yang mencakup berbagai sektor vital, mulai dari pertambangan dan agrikultur hingga media dan properti.
Keberhasilannya dalam mengelola portofolio bisnis yang kompleks telah menempatkannya secara konsisten dalam jajaran orang terkaya di Tanah Air.
Profil Peter Sondakh
Lahir di Manado pada 23 Juli 1953, pria berzodiak Leo ini menempuh pendidikan tinggi di Universitas La Salle.
Ketajaman insting bisnisnya mulai terasah sejak usia muda saat ia harus menghadapi tantangan besar dalam melanjutkan estafet ekonomi keluarga.
Perjalanan profesional Peter Sondakh dimulai dengan ujian berat. Pada tahun 1975, setelah sang ayah wafat, ia mengambil alih bisnis keluarga yang saat itu bergerak di bidang ekspor minyak kelapa dan kayu.
Meski sempat mengalami kegagalan di sektor real estat pada masa awal, pengalaman pahit tersebut justru menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya melakukan diversifikasi usaha.
Berikut adalah beberapa catatan penting dalam perjalanan kariernya:
Baca Juga: Tragedi Lubang Maut Sarolangun Jambi, Kilau Emas Ilegal Dibayar Nyawa 8 Penambang
- Membangun Hotel Hyatt Surabaya (1977): Langkah awal ekspansi ke sektor perhotelan berkat relasi kuat sang ayah.
- Mendirikan Rajawali Corpora (1984): Fondasi dari kerajaan bisnisnya yang kini diakui sebagai salah satu grup investasi paling berpengaruh di Asia Tenggara.
- Pionir Televisi Swasta: Peter merupakan salah satu tokoh kunci di balik berdirinya RCTI, televisi swasta pertama di Indonesia, sebelum akhirnya melepas kepemilikannya pada tahun 2002.
Melalui Rajawali Corpora, Peter Sondakh mengendalikan sejumlah perusahaan besar yang terdaftar di bursa saham maupun perusahaan privat. Beberapa lini bisnis utamanya meliputi:
- Sektor Pertambangan: Peter menguasai sekitar 85% saham di PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), sebuah raksasa penambang emas. Saat ini, ARCI tengah menjadi sorotan karena adanya pertimbangan divestasi saham dengan target nilai mencapai US$ 1 miliar (sekitar Rp 16,2 triliun). Portofolionya juga mencakup Golden Eagle Energy dan Indo Mines Limited.
- Sektor Agrikultur: Melalui PT Eagle High Plantations Tbk (EHP), ia mengelola lahan kelapa sawit seluas 116 ribu hektar yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
- Sektor Properti: Rajawali Property Group telah memiliki rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam pengembangan hotel dan properti mewah berskala internasional.
- Sektor Media & Teknologi: Selain memiliki stasiun televisi RTV, Peter juga merambah bidang teknologi informasi melalui VELO Networks serta industri periklanan melalui perusahaan FORU.
Berdasarkan data terbaru per 2026, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$ 2 miliar atau setara dengan Rp 32,4 triliun. Angka tersebut menempatkannya di posisi ke-28 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan
-
Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%
-
MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!
-
Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar