- Menko Perekonomian menargetkan anggaran Rp 13 triliun untuk insentif Ramadan dan Idulfitri 2026.
- Insentif tersebut mencakup diskon transportasi serta bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng Minyakita.
- Tujuan program ini menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi lonjakan mobilitas selama masa mudik.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan total anggaran Rp 13 triliun untuk program insentif bulan Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menko Perekonomian menyebut kalau insentif Lebaran 2026 mencakup diskon tarif transportasi, diskon tarif tol, serta bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng Minyakita.
"Kisarannya Rp13 triliun," kata Airlangga, dikutip dari Antara, Senin (2/2/2026).
Dia menyatakan insentif Ramadan dan Lebaran 2026 disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas selama periode mudik.
Adapun skema dan besaran paket kebijakan Lebaran tahun ini diperkirakan lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. Pemerintah juga masih menyiapkan sejumlah insentif tambahan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Seperti sebelumnya. Kemudian mungkin jumlahnya (insentif) akan lebih banyak, akan lebih besar," jelasnya.
Diketahui kebijakan diskon transportasi sebelumnya telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 dan dinilai efektif mendorong mobilitas serta menjaga momentum aktivitas ekonomi nasional. Realisasi program diskon transportasi saat Nataru dinilai melampaui target di sejumlah moda.
Di sektor kereta api, diskon 30 persen tiket kereta ekonomi komersial yang dikelola PT Kereta Api Indonesia berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 untuk 156 kereta reguler dan 26 kereta tambahan. Dari target 1,5 juta penumpang, realisasinya mencapai 1,7 juta penumpang atau 112,6 persen.
Sementara di angkutan laut, PT PELNI memberikan diskon tarif 20 persen dari tarif dasar di luar asuransi dan pas pelabuhan pada 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 di 25 kapal penumpang seluruh trayek. Realisasi penumpang menembus lebih dari 406 ribu orang atau sekitar 100 persen dari target 405 ribu penumpang.
Baca Juga: Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
Kemudian PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon jasa pelabuhan hingga 100 persen atau setara sekitar 19 persen tarif terpadu rata-rata di 16 pelabuhan dan delapan lintasan selama periode yang sama. Realisasi tercatat sekitar 206 ribu penumpang atau 90,9 persen dari target dan 465 ribu kendaraan atau 94,5 persen dari target.
Terakhir di sektor penerbangan, insentif diberikan melalui skema PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk tiket kelas ekonomi, diskon fuel surcharge, pemotongan biaya jasa kebandarudaraan, serta perpanjangan jam operasional bandara. Kebijakan ini menurunkan harga tiket pesawat sekitar 13–14 persen, dengan realisasi penumpang mencapai 3,7 juta orang atau 104,2 persen dari target 3,5 juta penumpang.
Berita Terkait
-
Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
4 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa Ramadan, Gak Bakal Ganggu Ibadah!
-
6 Ide Jualan Takjil Kekinian yang Laku di Bulan Puasa
-
Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok