- PLN, MEBI, dan Huawei meresmikan ZORA SPKLU Signature di Gading Serpong pada Sabtu, 14 Februari 2026.
- SPKLU baru ini berdaya 480 kW, menggunakan teknologi pendingin cairan dan fitur *Split Charging* pertama di Indonesia.
- Fasilitas ini mendukung dekarbonisasi transportasi dengan menyediakan pengisian daya ultra cepat, hanya butuh 20 menit untuk 10-80% SoC.
Suara.com - PT PLN (Persero) meresmikan ZORA SPKLU Signature di Scientia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan pada Sabtu (14/2/2026). Fasilitas ini merupakan hasil kerja sama antara PT PLN (Persero), PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI), dan Huawei Digital Power Indonesia.
Dengan Kehadiran ZORA SPKLU Signature menambah jaringan pengisian daya nasional yang terus diperluas. Tercatat Desember 2025, PLN beserta mitra telah mengoperasikan total 4.655 unit SPKLU di seluruh Indonesia.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha, mengatakan, kolaborasi ini menunjukkan bahwa dengan bergandengan tangan, arah transformasi kendaraan listrik dalam mendukung dekarbonisasi di sektor transportasi bukan mustahil untuk diwujudkan.
"Selain rendah emisi, penggunaan kendaraan listrik juga penting dalam menekan penggunaan BBM yang selama ini mayoritas diperoleh secara impor," ujar Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra lewat keterangannya pada Senin (16/1/2026).
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tersebut memiliki daya 480 kW yang merupakan Ultra Fast Charging pertama di Indonesia yang menggunakan fitur Split Charging dan teknologi pendingin cairan (Liquid Cooling System).
Mengusung teknologi Huawei FusionCharge, SPKLU Signature ZORA dapat menyalurkan energi secara fleksibel dari jaringan listrik utama maupun sistem penyimpanan baterai (Battery Energy Storage System), serta mampu beroperasi di berbagai kondisi cuaca.
ZORA SPKLU Signature terdiri dari 12 konektor DC Ultra Fast Charging dan 1 konektor AC Medium Charging yang dirancang untuk melayani pengisian di lokasi dengan lalu lintas tinggi (high traffic area) serta kebutuhan pengisian daya yang singkat (fast turnaround time).
Teknologi tersebut meningkatkan efisiensi durasi pengisian baterai.
Untuk mencapai State of Charge (SoC) dari 10 persen ke 80 persen, kategori medium charging memerlukan waktu 50 menit, sedangkan kategori ultra-fast charging hanya membutuhkan 20 menit.
Baca Juga: PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
"Kami tidak hanya menyediakan tempat pengisian daya, tetapi menghadirkan ekosistem gaya hidup baru bagi pengguna EV. Dengan teknologi ultra-fast charging dan integrasi AI, kami ingin memastikan bahwa transisi menuju mobilitas hijau menjadi pengalaman yang menyenangkan, cerdas, dan tanpa hambatan," kata Edwin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025